Share

Fenomena Langka Full Buck Supermoon Terlihat di Bekasi, Apa Dampaknya?

Andika Shaputra, Okezone · Jum'at 15 Juli 2022 13:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 15 337 2630126 fenomena-langka-full-buck-supermoon-terjadi-bekasi-apa-dampaknya-89Dys7CLtO.jpg foto: star walk

BEKASI - Warga Bekasi dan sekitarnya akan dihebohkan dengan fenomena Full Buck Supermoon (Bulan Purnama Rusa Super) yang terjadi dari 14 Juli sampai 16 Juli mendatang.

(Baca juga: Waspada Dampak Fenomena Full Buck Supermoon Besok hingga 16 Juli Mendatang)

Peneliti Pusat Riset  Antariska BRIN, Andi Pangeran, mengatakan bahwa fenomena ini dapat menimbulkan pasang laut yang lebih tinggi dibandingkan pada hari-hari biasanya.

"Pasang laut ini, disebut juga sebagai pasang purnama," kata Andi dalam keterangannya, Jumat (17/5/2022).

Andi juga menerangkan bahwa fenomena itu terjadi karena konfigurasi matahari, bumi dan bulan yang segaris. Sehingga mengakibatkan masaing-masing gaya diferensial (gaya pasang surut) yang ditimbulkan oleh bulan dan matahari yang memiliki arah yang sama.

"Arah pada gaya diferensial berjumlah sepasang, menghadap atau searah dan membelakangi atau berlawanan arah terhadap objek yang menimbulkan gaya tersebut," ujarnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Andi juga mengatakan meskipun konfigurasi bulan berlawanan arah dengan matahari seperti ketika bulan purnama, tetapi gaya diferensial yang ditimbulkan oleh bulan dan matahari memiliki arah yang sama.

Dia juga mengimbau agar para nelayan untuk tidak melaut hingga beberapa hari setelah fenomena Full Buck Supermoon, yakni pada tanggal 12 Juli hingga 16 Juli.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini