Share

BNN Bongkar Kasus 3 Kuintal Narkoba yang Libatkan Oknum TNI dan Polisi, Ini Rinciannya

Jonathan Simanjuntak, MNC Portal · Kamis 14 Juli 2022 13:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 14 337 2629474 bnn-bongkar-kasus-3-kuintal-narkoba-yang-libatkan-oknum-tni-dan-polisi-ini-rincianya-vSX7BX6Y5Z.png Ilustrasi (Foto : Antara)

JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu dan ganja dengan berat total 3 kuintal pada periode Juni-Juli 2022. Dari sejumlah kasus yang ada, ada tiga oknum anggota TNI dan satu oknum anggota polisi yang turut ditangkap.

Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Irjen Pol Kenedy, Kamis (14/7/2022) mengatakan, ada 11 kasus yang tercatatnya selama periode Juni-Juli 2022 ini. Secara total dari 11 hasil pengungkapan turut ditangkap 22 orang yang statusnya kini tersangka.

Kasus pertama yaitu ditangkapnya lima orang dengan barang bukti 3,17 kilogram dalam peredaran sabi. Kedua orang itu diidentifikasi bernama N alias ZAR dan Z sebagai kuris yang diamankan di Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Selasa 7 Juni 2022. Sementara tiga sisanya sebagai pemesan yaitu NA,TR dan MA yang ditangkap di Medan.

Kasus kedua yaitu ditangkapnya MJS dan S di Bandara Soekarno Hatta saat berusaha menyelundupkan 14,48 kilogram sabu. Menurut Kennedy kasus bermula ketika dicurigainya paket yang dikirim dari Afrika Selatan.

Kasus Ketiga BNN juga berhasil meringkus EA yng menenteng paket berisi sabu seberat 404,6 gram di daerah Dramaga, Kabupaten Bogor. Belakngan tersangka diketahui dikendalikan oleh pria berinisial YA yang mendekam di Lapas Pondok Rajeg Cibinong.

Keempat, petugas BNN berhasil mengamankan 5,14 kilogram sabu asal Phuket, Thailand, dengan modus disembunyikan dalam water filter yang dikirim ke Jakaeta Timur. Petugas akhirnya menangkapkan tersangka MA setelah menerima paket.

Kelima, ada dua orang tersangka berinisial RS dan AK diamankan petugas BNN RI bersama 101,14 gram sabu, pada Selasa 12 Juni 2022. Keduanya setelah melakukan transaksi narkotika di kawasan Matraman, Jakarta Timur.

Lalu kasus keenam, BNN melakukan pengejaran terhadap tersangka M yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba di wilayah Aceh Timur. Saat dilakukan pengejaran pelaku meninggalkan motor, karung, dan ponselnya di pinggir jalan. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap isi karung tersebut dan didalamnya ditemukan 24 bungkus teh China berisi sabu seberat 24,88 kilogram.

Ketujuh, BNN berhasil menangkap A yang ditangkap di rumah makan di Rokan Hilir, Riau. A diduga melakukan peredaran narkotika di wilayah Sumatera dengan barang bukti sabu seberat 4,27 kilogram.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Sementara kasus kedelapan bermula dengan ditangkapnya IRA yang melakukan penyelundupan sabu dari Medan menuju Riau. IRA ditangkap di Jalan Duri-Damai Gerbang Tol Batin Solapan dengan barang bukti 13,74 kilogram sabu.

Kesembilan, BNN menangkap Kepala Gudang Ekspedisi berinisial L dan tiga orang anggota TNI, masing-masing berinisial MS, BH, dan J, di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Keempatnya diketahui terlibat dalam peredaran gelap narkotika jenis ganja lintas Provinsi Aceh-Jakarta yang dikendalikan oleh Jaringan Khairul Aceh dengan barang bukti 61,10 kilogram ganja.

Kesepuluh, Petugas BNN RI mengamankan dua orang tersangka berinisial GH dan DNK di Kawasan Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat 8 Juli 2022. GH tertangkap tanga mengambil dua buah paket peti kayu di sebuah gudang ekspedisi, yang diketahul berisi ganja sebanyak 120,80 kilogram.

Terakhir atau kesebelas, pada Jumat 8 Juli 2022, petugas BNN RI bekerja sama dengan Bea dan Cukai berhasil mengamankan seorang anggota Polisi berinisial E dan seorang pria lainnya berinisial Y. Keduanya diamankan di tempat yang berbeda namun mash di dalam kawasan hotel yang sama di Dumai, Riau. Tersangka E diamankan di dalam mobilnya yang la parkir di halaman hotel dengan barang bukti berupa 52,90 kilogram sabu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini