Share

Lokasi Penembakan Ternyata Hanya Rumah Singgah dan Isoman Irjen Ferdy Sambo

Ari Sandita Murti, Sindonews · Selasa 12 Juli 2022 16:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 12 337 2628279 lokasi-penembakan-ternyata-hanya-rumah-singgah-dan-isoman-irjen-ferdy-sambo-CiSQ2Wkv94.jpg Rumah dinas Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo (foto: dok MPI)

JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, lokasi aksi penembakan anggota polisi bukan rumah asli milik Kadiv Propam, Irjen Ferdy Sambo, tetapi hanya dipakai sebagai rumah singgah, dan tempat isolasi mandiri sementara.

"Perlu rekan-rekan ketahui, bahwasanya rumah tersebut adalah rumah singgah," ujar Budhi Herdi pada wartawan, Selasa (12/7/2022).

 BACA JUGA:Polisi Sebut Brigadir J Bentak Istri Kadiv Propam hingga Menodongkan Pistol

Menurutnya, rumah singgah itu letaknya tidak jauh dari rumah asli milik keluarga Irjen Ferdy Sambo. Rumah tersebut biasa digunakan untuk tempat isolasi ketika ada anggota keluarga yang baru pulang dari luar kota.

Sambil menunggu hasil tes PCR Covid-19, kata dia, keluarga Irjen Ferdy Sambo bakal lebih dahulu singgah di rumah tersebut.

 BACA JUGA:Polisi Sebut Kamera CCTV di Rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo Rusak

Bahkan, tambahnya, Bharada E yang sejatinya sebagai ajudan Irjen Ferdy Sambo tak ikut mengawalnya kala itu lantaran baru saja pulang pula dari luar kota. Sebelumnya, dia ditugaskan mengawal anak Irjen Ferdy Sambo ke luar kota, hingga harus isolasi di rumah tersebut.

"Jadi selama pandemi, rumah tersebut dipakai oleh keluaga untuk melakukan isolasi mandiri. Apabila anggota keluarganya yang baru saja keluar pulang dari luar kota melakukan test PCR, sambil menunggu hasil PCR keluar maka akan melakukan isolasi di rumah tersebut, adalah rumah persinggahan," katanya.

 

Follow Berita Okezone di Google News

Saat kejadian, istri Irjen Ferdy Sambo tengah berada di rumah tersebut. Namun, karena lelah dari luar kota, Istri Ferdy sempat tertidur hingga Brigadir J masuk ke kamar tersebut.

"Tiba-tiba brigadir J masuk dan kemudian melakukan pelecehan terhadap ibu, ibu sempat teriak dan kemudian sempat minta tolong kepada personel lain yang memang ada di rumah tersebut. Jadi ibu teriak minta tolong kepada saudara RE (Bharada E) dan saudara K," ucapnya.

Setelah itu, baku tembak terjadi hingga Brigadir J tewas terkenal lima tembakan dari Bharada E.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini