Share

Syok Pasca Baku Tembak, Polisi Kirimkan Tim Psikolog Dampingi Istri Jenderal Ferdy Sambo

Ari Sandita Murti, Sindonews · Selasa 12 Juli 2022 15:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 12 337 2628228 syok-pasca-baku-tembak-polisi-kirimkan-tim-psikolog-dampingi-istri-jenderal-ferdy-sambo-M6AWGBtBXT.JPG Kapolres Jaksel Budhi Herdi/ Foto: Ari Sandita

JAKARTA - Polres Jakarta Selatan mengirimkan tim psikolog guna memberikan pembinaan terhadap istri Kadiv Propam, Irjen Ferdy Sambo dan dua saksi lainnya pasca terjadinya aksi saling tembak di rumahnya itu, Komplek Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.

"Kami juga saat ini sudah mengirimkan tim psikologi untuk memberikan semacam terapi psikologi kepada orang-orang yang saat itu ada di TKP," ujar Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto pada wartawan, Selasa (12/7/2022).

 BACA JUGA:Mabuk, Pria Ini Tiba-Tiba Masuk Hotel Lalu Pukul Seorang Karyawan di Sana

Menurutnya, terapi psikologis pada para saksi yang ada di lokasi aksi saling tembak dua anggota polisi itu dilakukan guna mengantisipasi syok ataupun trauma yang dialami para saksi.

Pasalnya, dalam aksi saling tembak itu ada 12 peluru yang saling berseliweran, yang mana 7 tembakan Brigadir J mengenai tembok sedangkan 5 peluru Bharada E mengenai tubuh Brigadir J.

 BACA JUGA:Kasus Penganiayaan Iko Uwais dengan Rudi Berujung Damai

"Jadi, orang-orang yang ada saat itu selain Bharada RE, juga ada saksi lain, yakni saksi R dan saksi K, serta juga Ibu Kepala Divisi Propam Polri itu juga kita lakukan pembinaan secara psikologi," katanya.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!


Dia menambahkan, saat aksi saling tembak terjadi, Bharada RE menggunakan senjata Glok 17 dengan magasin maksimum 17 butir peluru. Sedangkan Beigadir J menggunakan senjata jenis HS dengan magasin maksimum 16 peluru.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini