Share

Luhut Ungkap Rencana Presiden Jokowi Kunjungi China Akhir Juli 2022

Binti Mufarida, Sindonews · Minggu 10 Juli 2022 23:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 10 337 2627139 luhut-ungkap-rencana-presiden-jokowi-kunjungi-china-akhir-juli-2022-JT1iCKiRFz.jpg Menko Marinves Kuhut Binsar Panjaitan bertemu dengan Menlu Cina Wang Yi/ Foto: Medsos Luhut Binsar Panjaitan

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan kunjungan kerja ke China atau Tiongkok pada akhir Juli 2022 mendatang.

 BACA JUGA:Berniat Melerai Perkelahian, Mahasiswa di Manado Malah Jadi Korban Penikaman

Luhut mengatakan rencana kunjungan Presiden Jokowi ke China ini disampaikan di hadapan delegasi RI dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) pada High-Level Dialogue and Cooperation Mechanism (HDCM) di Pulau Dewata, Bali.

“Di hadapan seluruh delegasi RI dan RRT, saya sampaikan harapan saya agar sinergi ‘Global Maritime Fulcrum – Belt and Road Initiative’ (GMF-BRI) yang merupakan kebijakan Indonesia dan Tiongkok, bisa segera diperpanjang kesepakatan MoU GMF-BRI tersebut, sehingga dapat di-sign oleh Presiden Jokowi saat kunjungan beliau ke Tiongkok yang rencananya dilaksanakan pada akhir Juli 2022,” ungkap Luhut lewat akun media sosial pribadinya, Minggu (10/7/2022).

Luhut mengungkapkan kebanggaannya bisa terlaksananya pertemuan dialog antar kedua negara. “Sebagai sahabat lama yang sama-sama mendukung terciptanya masyarakat senasib sepenanggungan, saya merasa tidak ada kata selain kebanggaan bahwa pertemuan kedua Dialog Tingkat Tinggi dan Mekanisme Kerja Sama (HDCM) Indonesia dan Tiongkok bisa terwujud,” lanjutnya.

“Saya tentu menyambut bahagia kedatangan sahabat saya, Menteri Luar Negeri RRT, Mr. Wang Yi, di Bali kali ini untuk momen dialog yang amat penting bagi Indonesia dan Tiongkok,” tambahnya.

 BACA JUGA:Geger! Warga Temukan Mayat Membusuk Dalam Rumah di Makassar

Selain itu, Luhut juga mengapresiasi "General Administraion of Customs China" (GACC) yang telah membantu memfasilitasi industri perikanan serta produk dalam negeri Indonesia untuk bergerak kembali pasca pandemi Covid-19.

“Saya yakin bantuan ini akan semakin memperkuat kerjasama perdagangan Indonesia dan Tiongkok setiap tahunnya,” katanya.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

“Antusiasme jelas saya lihat di wajah Minister Wang Yi kala menyampaikan apresiasi kepada Indonesia yang telah menyelenggarakan Pertemuan Menteri Luar Negeri G20 yang inklusif, sejalan dengan peran strategis G-20 yaitu menyelesaikan perbedaan pendapat sembari memperkuat kerja sama dan bergandengan tangan memulihkan kondisi dunia pasca pandemi sesuai semangat G20 tahun 2022, “Recover Together Recover Stronger”,” ungkap Luhut.

 BACA JUGA:Hasil Timnas Vietnam U-19 vs Thailand di Piala AFF U-19 2022: Skor 1-1, Timnas Indonesia U-19 Gagal ke Semifinal

Luhut mengatakan sesaat sebelum meninggalkan lokasi acara, dia menyampaikan harapannya kepada Minister Wang Yi agar diskusi keduanya dapat menjadi "milestone" penting untuk hubungan bilateral, dan pemecahan isu-isu strategis untuk Indonesia dan Tiongkok dalam area kerja sama dalam hal politik, keamanan, ekonomi, perdagangan, investasi, kemaritiman, sosial budaya, dan pertukaran masyarakat.

“Tak lupa saya ingatkan kepada beliau untuk tidak melewatkan agenda selanjutnya yang tak kalah penting, yaitu menikmati keindahan alam, kekayaan budaya, serta kuliner yang ada di Pulau Dewata,” kata Luhut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini