Share

Selama Buron, Ternyata Tersangka Pencabulan Santri Ada di Sekitar Pesantren

Mukhtar Bagus, iNews · Jum'at 08 Juli 2022 01:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 08 337 2625714 selama-buron-ternyata-tersangka-pencabulan-santri-ada-di-sekitar-pesantren-dvpxqbFANX.png Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta di lokasi penangkapan (foto: tangkapan layar)

JOMBANG - Tersangka kasus pencabulan santri, Moch. Subchi Azal Tsani (MSAT) akhirnya menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta. Menurutnya, Subchi Azal Tsani selama buron ada di sekiran daerah Pondok Pesantren (Ponpes) Shiddiqiyyah Jombang.

"Untuk lokasi persembunyian belum bisa kami sampaikan, selama ini yang bersangkutan masih ada sekitar sini," kata Nico kepada wartawan, Jumat (8/7/2022).

 BACA JUGA:Anaknya Ditangkap Polisi, Pimpinan Ponpes Sidiqiyah ke Polda Jatim

Nico pun mengakui, dirinya sejak pagi langsung melakukan komunikasi dengan orangtua pelaku yakni KH Mukhtar Mukti untuk memproses anak kandungnya tersebut.

"Saya mengikuti sejak pagi dan sudah standy melakukan komunikasi supaya proses ini lebih baik," pungkasnya.

 BACA JUGA:Tersangka Pencabulan Santri, Subchi Akhirnya Menyerahkan Diri

Sebelumnya, pihak kepolisian terus melakukan pencarian pelaku pencabulan santriwati, Moch. Subchi Azal Tsani (MSAT) di dalam Pondok Pesantren (Ponpes) Shiddiqiyyah Jombang, Jawa Timur.

 

Follow Berita Okezone di Google News

Diketahui, polisi mengepung pesantren tersebut sejak pukul 07.00 WIB, namun hingga saat ini pukul 23.00 WIB kepolisian dari Polres Jombang, Polda Jawa Timur, dan Brimob belum membuahkan hasil menangkap anak dari pimpinan ponpes tersebut.

Aparat kepolisian pun masih terlihat berjaga di sekitar area pintu masuk Ponpes Shiddiqiyyah Jombang. Aparat berseragam dengan tameng dan senjata gas air mata tetap disiagakan. Tak ketinggalan beberapa petugas yang mengenakan pakaian preman juga masih berada di lokasi.

Lalu lintas jalan Raya Ploso - Babat, yang menghubungkan kedua kabupaten yakni Jombang dan Lamongan pun telah bisa dilalui warga kendati dijaga ketat aparat kepolisian.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini