Share

Jenderal Andika Diminta Turun Tangan Investigasi Pembunuhan Sadis Mayor Beni di RS Merauke

Carlos Roy Fajarta, · Kamis 07 Juli 2022 11:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 07 337 2625185 jenderal-andika-diminta-turun-tangan-investigasi-pembunuhan-sadis-mayor-beni-di-rs-merauke-U87Z1uOEcD.jpg Jenderal Andika Perkasa/Okezone

JAKARTA -Peristiwa pembunuhan Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Tk IV LB Moerdani Merauke, Mayor Ckm dr Beni Arjihans oleh anggotanya Sertu Muhammad Alkausar mendapat sorotan Anggota Komisi I DPR RI, Christina Aryani.

(Baca juga: Pembunuhan Sadis Mayor Beni di IGD RS Merauke, Sertu Alkausar Ditahan)

Selain menyampaikan dukacita atas meninggalnya Mayor Ckm dr. Beni Arjihans, ia juga meminta Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memberi perhatian khusus pada kasus atau kejadian luar biasa yang terjadi di internal institusi TNI tersebut.

"Kita bersimpati dan berdukacita kepada keluarga korban atas kejadian naas ini, namun lebih dari itu penting bagi Panglima TNI menginvestigasi tuntas kasus ini. Ada apa ini, seorang anak buah membunuh atasannya," ujar Christina, Rabu (6/7/2022).

Politikus Partai Golkar ini juga meminta masyarakat untuk tidak membangun spekulasi berlebihan sampai pihak TNI selesai mengungkap kasusnya dengan terang.

"Kita berikan kesempatan pada TNI untuk mengungkap kasus ini supaya jadi terang-benderang. Gali betul apa yang menjadi motifnya? Panglima TNI saya harap memberi perhatian serius karena menyangkut nama baik institusi TNI juga," tambah dia.

Kejadian anak buah membunuh atasan di internal TNI memang bukan baru terjadi seperti di kasus Rumah Sakit Merauke ini.

Ia mengungkapkan kejadian serupa pernah terjadi di Bali pada 2016 lalu di TNI AL. Saat itu prajurit TNI AL bernama Kopda Muhammad Muslimin membunuh Serda Made Suwardi.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Dalam kasus tersebut, Kopda Muslimin mengaku sakit hati pada atasannya karena tidak diberikan izin cuti.

Dia menilai kejadian luar biasa seperti ini tidak boleh terjadi. Oleh karena itu, publik harus mendapat gambaran TNI itu institusi yang kuat dan kompak.

โ€œKetika ada kejadian sesama TNI seperti ini tentu mencoreng marwah institusi. Panglima TNI perlu beri perhatian serius kasus ini," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini