Share

Menag Yaqut Minta Izin ACT Dicabut Jika Terbukti Selewengkan Dana Umat untuk Terorisme

Jonathan Simanjuntak, MNC Portal · Kamis 07 Juli 2022 03:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 07 337 2625012 menag-yaqut-minta-izin-act-dicabut-jika-terbukti-selewengkan-dana-umat-untuk-terorisme-5junC5AcNQ.jpg Menag Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Dok Kemenag)

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas buka suara soal hebohnya obrolan publik terkait dugaan penyelewangan dana oleh organisasi kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Menag mengatakan izin ACT harus dicabut apabila dana himpunan untuk kemanusiaan itu diselewengkan.

"Jika memang dana kemanusiaan diselewengkan untuk kepentingan di luar kemanusiaan atau bahkan untuk mendukung kegiatan-kegiatan terorisme, ACT harus dicabut ijinnya!" kata Yaqut melalui cuitannya di akun Twitter resmi @YaqutCQoumas, dikutip Kamis (7/7/2022) dini hari.

 Baca juga: ACT Berikan Penjelasan Soal Isu Indikasi Terlibat Terorisme

Sebelumnya, Kementerian Sosial (Kemensos) resmi mencabut izin Penyelenggaraan Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Tahun 2022. Pencabutan ini sebagai tindak lanjut atas adanya dugaan pelanggaran peraturan yang dilakukan yayasan.

Hal ini disampaikan Menteri Sosial Ad Interim Muhadjir Effendi yang menggantikan Mensos Tri Rismaharini, yang menunaikan ibadah haji.

"Pemerintah responsif terhadap hal-hal yang sudah meresahkan masyarakat dan selanjutnya akan melakukan penyisiran terhadap izin-izin yang telah diberikan kepada yayasan lain," kata Muhadjir dikutip dalam keterangan resminya Rabu (6/7/2022).

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Hal ini dilakukan guna memberikan efek jera terhadap yayasan lain yang melakukan pelanggaran serupa dan berharap tidak terulangnya kejadian tersebut.

"Untuk memberikan efek jera agar tidak terulang kembali," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini