Share

BNPT : ACT Tak Masuk Daftar Terduga Organisasi Terorisme

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 06 Juli 2022 09:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 06 337 2624412 bnpt-act-tak-masuk-daftar-terduga-organisasi-terorisme-MWiOxLN6RN.jpg BNPT menyatakan ACT tak masuk dalam daftar terduga organisasi terorisme. (MNC Portal)

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyatakan lembaga dana amal Aksi Cepat Tanggap (ACT) tak masuk dalam Daftar Terduga Terorisme atau Organisasi Terorisme (DTTOT).

Pemerintah dan aparat penegak hukum perlu melakukan serangkain kajian dan pengumpulan bukti-bukti yang kuat untuk dapat memproses lembaga itu atas dugaan tindak pidana terorisme.

"Data yang disampaikan PPATK kepada BNPT dan Densus 88 tentang kasus ACT merupakan data intelijen terkait transaksi yang mencurigakan, sehingga memerlukan kajian dan pendamalam lebih lanjut untuk memastikan keterkaitan pendanaan terorisme," kata Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Ahmad Nurwakhid kepada wartawan, Jakarta, Rabu (6/7/2022).

Menurutnya, BNPT dan Densus 88 Antiteror Polri bekerja berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Tindak Pidana Terorisme.

Karena itu, Ahmad menjelaskan, jika aktivitas keuangan yang terendus itu berkaitan langsung dengan terorisme, aparat penegak hukum akan mengambil tindakan.

"Jika tidak, dikoordinasikan aparat penegak hukum terkait tindak pidana lainnya," ujarnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Oleh sebab itu, BNPT meminta masyarakat lebih berhati-hati ketika akan memberikan sumbangan kemanusiaan. Ia menyarankan masyarakat memilih kanal-kanal resmi yang disediakan pemerintah. Sehingga penyaluran bantuan dapat sesuai dengan apa yang ditujukan.

"Belajar dari kasus ACT ini, BNPT mengimbau seluruh masyarakat untuk untuk menyalurkan donasi, infak, dan sedekah kepada lembaga yang resmi dan kredibel yang telah direkomendasikan pemerintah," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini