Share

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Ternate, Ini Analisis BMKG

Binti Mufarida, Sindonews · Rabu 06 Juli 2022 08:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 06 337 2624364 gempa-magnitudo-5-0-guncang-ternate-ini-analisis-bmkg-e8fqgp0KFH.jpg Begini analisis BMKG terkait gempa magnitudo 5 yang terjadi di Ternate. (Ilustrasi/Freepik)

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan gempa dengan magnitudo (M) 5,0 mengguncang Kota Ternate, Maluku Utara pada Rabu (6/7/2022) pukul 06.27 WIB. Gempa itu akibat adanya penyesaran pada lempeng Laut Maluku.

Jika dilihat dari hasil analisis BMKG menunjukkan gempa ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,87° LU ; 126,89° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 56 Km arah Barat Kota Ternate, Maluku Utara pada kedalaman 35 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya penyesaran pada lempeng Laut Maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip),” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno dalam keterangan resminya, Rabu (6/7/2022).

BMKG menyatakan, gempa ini berdampak dan dirasakan di daerah Ternate dan Halmahera Barat dengan skala intensitas II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ), dan daerah Halmahera Tengah dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

BACA JUGA:Gempa M5,0 Guncang Ternate, Tidak Bepotensi Tsunami 

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” tegas Bambang.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Sementara itu, Bambang meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Selain itu masyarakat diimbau menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini