Share

Berikut Kemudahan Berbisnis Menurut Pengurus Perindo di Era Teknologi Digital

Nur Khabibi, MNC Portal · Selasa 05 Juli 2022 18:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 05 337 2624183 berikut-kemudahan-berbisnis-menurut-pengurus-perindo-di-era-teknologi-digital-e3SJead4DH.JPG Sinta Aprida (Foto: MPI)

JAKARTA - Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia yang diselenggarakan oleh Partai Persatuan Indonesia (Perindo) kembali digelar. Kali ini, podcast tersebut mengambil tema 'Sukses Berbisnis Online dengan Memanfaatkan Era Teknologi Digital'.

Wakil Ketua Bidang Sosial Ekonomi DPW Partai Perindo Kepulauan Bangka Belitung, Sinta Aprida memberikan gambaran perbedaan berbisnis dahulu dan saat ini.

Dalam podcast tersebut, Sinta menyatakan semakin dimudahkan untuk menjalankan bisnis di tengah kemajuan teknologi digital. Terlebih dalam hal promosi.

Ia menyebutkan, sebelum kemajuan zaman seperti ini, promosi merupakan hal tersulit yang ia alami. Menurutnya, saat ia merintis di saat teknologi belum secanggih seperti sekarang promosi harus dilakukan mulut ke mulut.

"Promosi (dulu) repot banget, karena kita harus mempromosikan dari mulut ke mulut, ketemu dari customer ke customer," kata Sinta dalam podcast tersebut, Selasa (5/7/2022).

Ia menambahkan, dengan adanya media sosial, untuk mempromosikan bisnis yang kita tekuni semakin dimudahkan. Menurutnya, hanya diperlukan untuk aktif di media sosial guna mempromosikan dagangan mereka.

"Semua bisa mengakses," ujarnya.

Dengan mudahnya promosi, hal itu juga berdampak pada omzet penjualan.

Sebelumnya, Sinta merupakan wanita kelahiran Bangka Belitung yang sudah bergabung dengan Partai Perindo sejak partai yang fokus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Indonesia ini pada awal pembentukan.

"(Gabung) sejak Partai Perindo berdiri," kata Sinta dalam podcast tersebut, Selasa (5/7/2022).

Follow Berita Okezone di Google News

Ia menyebutkan, alasan dia terjun ke dunia politik karena dia senang bersosialisasi. Selain itu, dalam partai politik menurut dia, dapat menyatukan perbedaan pendapat.

"Saya juga sukanya bersosialisasi banyak teman, dari situ kita belajar bahwa berbagai macam manusia kita bisa menyatukan pendapat seperti apa, semua ada di politik juga," ujarnya.

Terkait dunia bisnis, ia menyebutkan sudah memulai dari usia dini. Ia menjelaskan, secara tekun ia menggeluti dunia tersebut sejak ia berad di SLTA.

"SMA saya masih bisnis jual-jualan yang lagi tren pada saat itu, terutama di kuliner juga," ucapnya.

Hingga saat ini, dirinya terus fokus berbisnis di bidang food and beverage (FnB). Ketika mendapat pertanyaan lebih memilih politik atau bisnis, ia menjawab dua-duanya harus jalan seimbang.

"Sebenarnya maunya berbisnis sambil berpolitik, bisnis jalan politik jalan," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini