Share

KPK Kembali Periksa Eks Anggota DPRD Tulungagung Terkait Suap Bantuan Keuangan Jatim

Arie Dwi Satrio, Okezone · Selasa 05 Juli 2022 10:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 05 337 2623770 kpk-kembali-periksa-eks-anggota-dprd-tulungagung-terkait-suap-bantuan-keuangan-jatim-SPaoRDvfYA.jpg KPK kembali memeriksa sejumlah eks anggota DPRD Tulungagung terkait suap pengalokasian bantuan keuangan Jatim. (Ilustrasi/Okezone)

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengagendakan pemeriksaan terhadap 8 mantan anggota DPRD Tulungagung, hari ini, Selasa (5/7/2022). Para mantan legislator Tulungagung ini bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap terkait pengalokasian anggaran Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Jawa Timur.

Delapan mantan anggota DPRD Tulungagung yang kali ini dipanggil KPK adalah Choirurrohim; Faruuq Trifauzi; Fendy Yuniar M; Gunawan; Imam Koirudin; Imam Ngaqoib; Joko Tri Asmoro; serta Leman Dwi Prasetyo. Mereka akan diperiksa di Mapolres Tulungagung.

"Hari ini, pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi Bantuan Pemprop Jatim untuk Pemerintah Kabupaten Tulungagung TA 2014-2018. Pemeriksaan dilakukan di Polres Tulungagung," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Selasa (5/7/2022).

Sebelumnya, KPK telah memeriksa 8 mantan anggota DPRD Tulungagung pada Senin, 4 Juni 2022. Mereka adalah Widodo Prasetyo; Basroni; Subani Sirab; Saiful Anwar; Sumarno; Heru Santoso; Imam Sukamto; serta Mutiin.

Sekadar informasi, KPK saat ini sedang mengembangkan kasus dugaan suap terkait pengalokasian anggaran bantuan keuangan Provinsi Jawa Timur periode 2014-2018 untuk Kabupaten Tulungagung. KPK juga telah menetapkan sejumlah tersangka sejalan dengan pengembangan perkara suap tersebut.

Namun, KPK masih merahasiakan nama-nama tersangka terkait pengembangan alokasi anggaran bantuan keuangan Provinsi Jawa Timur untuk Tulungagung tersebut. KPK akan menginformasikan secara detail para tersangka serta konstruksi perkara pada saat proses penangkapan dan penahanan.

KPK saat ini sedang mengumpulkan bukti-bukti tambahan lewat keterangan para saksi. Sejumlah saksi akan diperiksa dalam beberapa waktu kedepan. KPK berjanji akan menginformasikan ke publik secara transparan proses penyidikan perkara ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini