Share

KPK Periksa Rombongan Eks Anggota DPRD Tulungagung Terkait Kasus Anggaran Bantuan Keuangan

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 04 Juli 2022 11:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 04 337 2623095 kpk-periksa-rombongan-eks-anggota-dprd-tulungagung-terkait-kasus-anggaran-bantuan-keuangan-Z43h7Mq6Fl.jpg KPK memeriksa rombongan eks DPRD Tulungagung. (Ilustrasi/Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap rombongan mantan Anggota DPRD Tulungagung, hari ini. Sebanyak 8 mantan legislator Tulungagung dipanggil sebagai saksi terkait kasus dugaan suap pengalokasian anggaran bantuan keuangan Provinsi Jawa Timur periode 2014-2018.

Delapan Anggota DPRD Tulungagung periode 2014-2019 yang bakal dikorek kesaksiannya tersebut adalah Widodo Prasetyo; Basroni; Subani Sirab; Saiful Anwar; Sumarno; Heru Santoso; Imam Sukamto; serta Mutiin. Mereka bakal diperiksa penyidik KPK di Mapolres Tulungagung.

"Hari ini, pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi bantuan Pemprop Jatim untuk Pemerintah Kabupaten Tulungagung TA 2014-2018. Pemeriksaan dilakukan di Polres Tulungagung," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Senin (4/7/2022).

Sebagaimana diketahui, KPK saat ini sedang mengembangkan kasus dugaan suap terkait pengalokasian anggaran bantuan keuangan Provinsi Jawa Timur periode 2014-2018 untuk Kabupaten Tulungagung. KPK juga telah menetapkan sejumlah tersangka sejalan dengan pengembangan perkara suap tersebut.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Namun, KPK masih merahasiakan nama-nama tersangka terkait pengembangan alokasi anggaran bantuan keuangan Provinsi Jawa Timur untuk Tulungagung tersebut. KPK akan menginformasikan secara detail para tersangka serta konstruksi perkara pada saat proses penangkapan dan penahanan.

KPK saat ini sedang mengumpulkan bukti-bukti tambahan lewat keterangan para saksi. Sejumlah saksi akan diperiksa dalam beberapa waktu ke depan. KPK berjanji akan menginformasikan ke publik secara transparan proses penyidikan perkara ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini