Share

BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi di Selat Sunda hingga Perairan NTT

Carlos Roy Fajarta, · Senin 04 Juli 2022 00:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 03 337 2622890 bmkg-waspadai-gelombang-tinggi-di-selat-sunda-hingga-perairan-ntt-E8sJsQPYqP.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan kepada masyarakat di sejumlah wilayah dengan adanya potensi gelombang laut tinggi dan dibarengi dengan angin kencang.

Dari data peringatan gelombang tinggi pada 3-5 Juli 2022, potensi gelombang tinggi dengan ketinggian 1,25 - 2,5 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka Bagian Utara.

Kemudian juga berpeluang terjadi di Perairan Timur Kep. Mentawai, Selat Karimata, Laut Jawa Bagian Tengah, Selat Makassar Bagian Selatan, Selat Sumba Bagian Timur, Perairan Selatan P. Flores, Selat Ombai, Laut Timor, Laut Flores Bagian Timur, Perairan Baubau hingga Wakatobi, Perairan Manui - Kendari, Laut Banda, Perairan Selatan Kep. Sula, Perairan Selatan P. Buru - P. Seram, Perairan Kep. Sermata Hingga Kep. Babar, Perairan Utara Kep. Kai Hingga Kep. Aru, Laut Arafuru Bagian Barat, Laut Sulawesi Bagian Tengah.

Sedangkan gelombang setinggi 2,5 - 4 meter berpeluang terjadi di Perairan Timur P. Simeulue Hingga Kep. Nias, Teluk Lampung, Perairan Selatan P. Sumbawa Hingga P. Sumba.

Baca juga: BMKG Deteksi Ada 33 Titik Panas di Kaltim

Lalu adapula potensi serupa di Selat Alas Bagian Selatan, Selat Sape Bagian Selatan, Selat Sumba Bagian Barat, Perairan P. Sawu - P. Rotte, Laut Sawu Bagian Selatan, Perairan Selatan Kep. Tanimbar, Perairan Selatan Kep. Kai Hingga Kep. Aru, Laut Arafuru Bagian Tengah Dan Timur.

Kemudian untuk gelombang dengan ketinggian 4-6 meter berpeluang terjadi di Perairan Utara Sabang, Perairan Barat Aceh, Perairan Barat P. Simeulue Hingga Kep. Mentawai, Perairan Bengkulu Hingga Barat Lampung.

Baca juga: Waspada! Hujan Angin Diprediksi Terjang Jakarta Hari Ini

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Potensi ketinggian hingga enam meter tersebut juga berpeluang terjadi di Samudra Hindia Barat Sumatra, Selat Sunda Bagian Barat Dan Selatan, Perairan Selatan Banten Hingga Bali, Selat Bali - Lombok Bagian Selatan, dan Samudra Hindia Selatan Banten hingga NTT.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Tenggara - Selatan dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5 - 30 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan utara Sabang, Perairan barat Aceh, Perairan selatan P. Jawa hingga NTT, Laut Banda, Perairan Kep. Sermata - Kep. Tanimbar dan Laut Arafuru.

Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran: Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m).

Kemudian Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m).

Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," pesan BMKG dalam keterangannya.

Baca juga: Gempa M5,0 Guncang Ketapang Kalbar, BMKG: Dipicu Sesar Aktif

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini