Share

Cegah Polarisasi Pemilu 2024, Polri Bentuk Satgas Nusantara

Nur Khabibi, MNC Portal · Jum'at 01 Juli 2022 18:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 01 337 2622024 cegah-polarisasi-pemilu-2024-polri-bentuk-satgas-nusantara-WoowVAwT2V.JPG

JAKARTA - Berbagai upaya dilakukan guna mencegah polarisasi pada gelaran kontestasi politik di Indonesia. Berkaca pada Pemilu 2019, polarisasi agama sangat kental terasa.

Demi meminimalisir hal tersebut, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan membuat satuan tugas (satgas) Nusantara.

Hal itu dipaparkan oleh Kabagyaninfodok Divisi Humas Polri, Kombes Pol Tjahyono Saputro saat hadir sebagai narasumber di Webinar Partai Persatuan Indonesia (Perindo) denga tema 'Menghindari Politik Identitas dan Penyebaran Hoax di Pemilu 2024'.

"Untuk satgas (Nusantara) sendiri sesuai dengan pernyataan Bapak Kadiv Humas, bahwa ini nanti setelah adanya pembentukan atau pelaksanaan Operasi Mantap Brata," kata Tjahyono dalam Webinar Partai Perindo, Jumat (1/7/2022).

Ia menjelaskan, Operasi Mantap Brata merupakan operasi terpusat yang akan dilaksanakan Polri terkait dengan pengamanan pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang.

"Setelah itu kita akan melihat perkembangan situasi nanti kita akan bentuk Satgas Nusantara seperti pelaksanaan pemilu 2019 yang mana tadi tujuannya sebagai cooling syistem dan juga menghindari polarisasi," ucapnya.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Sebelumnya, Koordinator Juru Bicara Nasional Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Heri Budianto hadir sebagai salah satu narasumber dalam Webinar Partai Perindo dengan tema 'Menghindari Politik Identitas dan Penyebaran Hoax di Pemilu 2024'.

Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab dipanggil Herbud itu menyatakan, partai politik (parpol) harus taat pada etika politik.

"Kita tidak bicara hanya menang dan menang, tapi kita juga harus membangun etika politik, bagaimana etika politik ini dikedepankan untuk membangun kultur politik yang baik," kata Herbud di Webinar Partai Perindo, Jumat (1/7/2022).

"Karena kita adalah bangsa yang berbudaya, kita harus mengedepankan itu," ucapnya menambahkan.

Herbud melanjutkan, Partai Perindo juga menyampaikan bahwa literasi politik penting untuk diterapkan. Dengan begitu, secara tidak langsung parpol memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

"Karena kalau kita hanya bicara menang dan menang, bicara kekuasaan maka kita akan mengabaikan tanggung jawab kita memberikan pendidikan politik," ujarnya.

"Kalau parpol memiliki tanggung jawab untuk membangun literasi politik dengan baik saya yakin nanti narasi politik dan politik identitas itu akan hilang dengan sendirinya," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini