Share

Jelaskan Perbedaan Waktu Idul Adha dengan Arab Saudi, Kemenag: Indonesia Lebih Cepat 4 Jam

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 01 Juli 2022 09:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 01 337 2621582 jelaskan-perbedaan-waktu-idul-adha-dengan-arab-saudi-kemenag-indonesia-lebih-cepat-4-jam-SEtLX1oX9G.jpg Direktur Urais dan Binsyar Kemenag Adib (Foto: Humas Kemenag)

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan 1 Zulhijah 1443 H jatuh pada Jumat, 1 Juli 2022. Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha 1443 H jatuh pada Minggu 10 Juli 2022. Ketetapan ini berbeda dengan Arab Saudi yang menetapkan 10 Zulhijah 1443 H jatuh pada Sabtu, 9 Juli 2022.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais dan Binsyar) Kementerian Agama, Adib menjelaskan, perbedaan waktu itu disebabkan karena letak Arab Saudi lebih barat dari Indonesia.

“Waktu di Indonesia lebih cepat 4 jam, tetapi hilal justru mungkin terlihat lebih dahulu di Arab Saudi, karena terlihatnya di sebelah barat pada saat matahari terbenam atau dikenal dengan istilah ghurub asy-syams,” terang Adib, Jumat (1/7/2022).

Adib menjelaskan, semakin ke arah barat dan bertambahnya waktu, maka posisi hilal akan semakin tinggi dan semakin mudah dilihat. Sementara, kata dia, letak geografis Arab Saudi berada di sebelah barat Indonesia, sehingga pada tanggal yang sama posisi hilal di sana lebih tinggi.

Baca juga: Gara-Gara PMK, Pedagang Hewan Kurban di Bekasi Tak Jual Sapi

“Jadi kurang tepat jika memahami karena Indonesia lebih cepat 4 jam dari Arab Saudi, maka Indonesia mestinya melaksanakan Hari Raya Iduladha 1443 H juga lebih awal. Jelas pemahaman ini kurang tepat,” katanya.

Baca juga: Kenapa Shohibul Qurban Tidak Boleh Memotong Rambut dan Kuku?

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Adib mengatakan, berdasarkan data hisab, pada akhir Zulkaidah 1443 H, ketinggian hilal di Indonesia antara 0 derajat 53 menit sampai 3 derajat 13 menit dengan elongasi antara 4,27 derajat sampai 4,97 derajat.

“Sementara pada tanggal yang sama, posisi hilal di Arab Saudi lebih tinggi dengan posisi yang ada di Indonesia. Jadi kemungkinan hilal terlihat di Arab Saudi sangat besar,” jelas mantan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat ini.

Baca juga: Idul Adha 1443H Berbeda Hari, MUI: Hal yang Biasa Terjadi, Mari Saling Menghormati

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini