Share

Usai Bertemu Putin, Jokowi Bertolak ke Abu Dhabi

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Jum'at 01 Juli 2022 05:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 01 337 2621482 usai-bertemu-putin-jokowi-bertolak-ke-abu-dhabi-IXTWqVztr1.jpg Jokowi bertolak ke Dubai (Foto: BPMI)

JAKARTA - Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Joko Widodo (Jokowi) bertolak menuju Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA) Kamis, 30 Juni 2022 dari Moskow, Rusia. Di Rusia, Jokowi telah mengunjungi Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dari Bandara Vnukovo II, Moskow, Rusia, Presiden dan rombongan lepas landas sekitar pukul 20.15 waktu setempat dengan menggunakan Pesawat Garuda Indonesia GIA-1.

Di Abu Dhabi, Presiden Jokowi dijadwalkan bertemu dengan Presiden PEA Sheikh Mohamed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan esok hari.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dan Ibu Iriana dalam penerbangan ke Abu Dhabi yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Baca juga: Usai Bertemu Jokowi, Putin Siap Penuhi Permintaan Kebutuhan Pangan Negara Sahabat

Diketahui, dalam pertemuannya dengan Putin, Jokowi berdiskusi dan membahas masalah terganggunya rantai pasok pangan dan pupuk yang bisa berdampak kepada ratusan juta masyarakat dunia, terutama di negara berkembang.

Baca juga: Jokowi Minta Jaminan Keamanan Rusia Terkait Jalur Ekspor Pangan Ukraina

Atas permasalahan tersebut, Jokowi pun mengapresiasi langkah yang diambil oleh Putin dimana Rusia akan memberikan jaminan keamanan pasokan pangan dan pupuk dari Ukraina maupun Rusia.

“Saya mendukung upaya PBB reintegrasi komoditas pangan dan pupuk Rusia dan komoditas pangan Ukraina dalam rantai pasok dunia. Khusus untuk jalur ekspor produk pangan Ukraina, terutama melalui jalur laut, saya sangat menghargai Presiden Putin yang tadi menyampaikan bahwa memberikan jaminan keamanan pasokan pangan dan pupuk dari Ukraina maupun Rusia, ini sebuah berita yang baik” ujar Presiden dalam keterangannya.

Selain itu, Jokowi juga menegaskan bahwa Indonesia tidak memiliki kepentingan apapun kecuali ingin melihat perang dapat segera selesai dan rantai pasok pangan, pupuk dan energi dapat segera diperbaiki.

“Saya ajak seluruh pemimpin dunia untuk bersama kembali menghidupkan semangat multilateralisme, semangat damai dan semangat kerja sama. Karena hanya dengan spirit ini perdamaian dapat dicapai,” kata Jokowi.

Baca juga: Jokowi: Indonesia Siap Menjembatani Komunikasi Rusia-Ukraina

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini