Share

Pengusaha ini Beberkan Alasan Pilih Gabung Perindo

Nur Khabibi, MNC Portal · Kamis 30 Juni 2022 17:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 30 337 2621286 pengusaha-ini-beberkan-alasan-pilih-gabung-perindo-6xQvwPpXHm.JPG Ketua DPD Partai Perindo Jakarta Barat, Dina Masyusin (Foto: MPI)

JAKARTA - Partai Persatuan Indonesia (Perindo) kembali menggelar Podcast Aksi Nyata, Kamis (30/6/2022). Kali ini, podcast yang ditayangkan di YouTube Partai Perindo itu mengambil tema 'Potensi Caleg Muda Kuasai Parlemen di Pemilu 2024'.

Hadir sebagai narasumber, Ketua DPD Partai Perindo Jakarta Barat, Dina Masyusin. Dalam kesempatan tersebut, ia membeberkan alasan mengapa memilih bergabung dengan Partai Perindo di antara banyaknya partai politik (Parpol) lain.

Diketahui, Indonesia memiliki banyak parpol yang mempunyai visi dan misi mereka masing-masing. Jumlahnya pun mencapai puluhan parpol.

Namun Dina yang merupakan pengusaha di bidang alat-alat keselamatan kerja menyebutkan, hanya Partai Perindo yang memiliki kesamaan visi dan misi dengan dirinya.

"Alasan yang paling mendasar adalah adanya kesamaan dalam bagaimana mengentaskan kemiskinan, bagaimana mempersatukan, bagaimana membuat Indonesia sejahtera," kata Dina dalam Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia Perindo, Kamis (30/6/2022).

"Itu salah satunya yang menggerakkan saya untuk ikut gabung ke Partai Perindo," tambahnya.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Dengan cita-cita Partai Perindo yang ingin membantu masyarakat menengah ke bawah untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik, ia merasa cocok. Dengan begitu, ia dengan mantap bergabung dengan Partai yang dipimpin Hary Tanoesoedibjo tersebut.

Terkait profesi dirinya sebagai pengusaha, dengan bergabungnya ke Parpol dalam hal ini Partai Perindo, ia tidak khawatir profesinya akan terbengkalai. Menurutnya, ia sudah mengatur segala sesuatunya sesuai dengan kebutuhan dua hal tersebut.

"Secara ini kita sudah mengantisipasi, ini pengusaha ini partai politik. Jadi di situ kita antisipasi bagaimana sistem di perusahaan itu tidak bisa digabungkan ke parpol, di situ sudah kita pilah, artinya keduanya harus jalan, keduanya juga harus melesat," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini