Share

Misi Perdamaian Jokowi ke Ukraina dan Rusia, Perindo: Tak Semua Pemimpin Ambil Langkah Seperti Ini

Nur Khabibi, MNC Portal · Kamis 30 Juni 2022 09:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 30 337 2620828 misi-perdamaian-jokowi-ke-ukraina-dan-rusia-perindo-tak-semua-pemimpin-ambil-langkah-seperti-ini-FjOnxCVuw0.jpg Jokowi bertemu Zelenskyy di Kyiv (Foto: BPMI)

JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan lawatan ke Ukraina dan Rusia. Kepala Negara membawa misi perdamaian dengan menjadi mediator antara dua negara Eropa yang tengah berkonflik tersebut.

Diketahui, Jokowi beserta rombongan telah tiba melakukan kunjungan ke Ukraina pada Rabu 29 Juni 2022. Berbagai pujian pun dilayangkan ke Jokowi, salah satunya dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo).

Wakil Ketua Umum Bidang Kajian Strategis Pembinaan Organisasi Sayap dan Hubungan Antar Organisasi DPP Partai Perindo, Boyke Novrizon mengatakan bahwa langkah yang diambil Jokowi merupakan hal yang sangat luar biasa.

Menurutnya, Jokowi mempertaruhkan keselamatannya demi mencoba menjadi juru damai dua negara yang sedang melakukan gencatan senjata tersebut.

Baca juga: Jokowi Tawarkan Diri Bawa Pesan Zelenskyy ke Putin

"(Jokowi) pertaruhkan diri beliau berangkat ke Ukraina dalam misi perdamaian perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina," kata Boyke di Jakarta yang dikutip Kamis (30/6/2022).

Boyke menyebutkan, lawatan Jokowi itu mengandung misi kemanusiaan dan moralitas. Dimana, tidak semua pemimpin negara mau dan mampu untuk melakukan kunjungan tersebut.

"Tidak semua pemimpin saat ini akan mengambil langkah yang saya anggap sangat ekstrem dan luar biasa," ujarnya.

Baca juga: Kehadiran Iriana Bawa Pesan Ketulusan Misi Perdamaian Jokowi ke Ukraina dan Rusia

"Tidak semua pemimpin-pemimpin besar (berani) mengambil langkah seperti ini," ucapnya menambahkan.

Apresiasi juga ia layangkan ke Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Menurutnya, dengan mantap Iriana mendampingi Jokowi ke negara yang sedang melakukan perang terbuka dimana bahaya akan datang kapan saja yang akan mengancam keselamatan mereka.

"Ketika Pak Jokowi mengambil pilihan untuk berangkat ke Ukraina dan Rusia untuk mencoba menjadi salah satu tokoh yang bisa mendamaikan konflik yang terjadi antara Ukraina dan Rusia bagi saya sangat luar biasa beliau pertaruhkan diri dia, beliau pertaruhkan bangsa ini dan di situ ada Ibu Negara, beliau pertaruhkan Ibu Negara, istri beliau," imbuh dia.

Sebagaimana diketahui, Jokowi berangka ke Ukraina dan Rusia dengan dikawal 39 pasukan khusus dari Paspampres dengan persenjataan lengkap. Jumlah tersebut menurut Boyke, jumlah yang sedikit jika dibandingkan kondisi perang saat ini.

"Angka yang sedikit ya, karena kondisinya hari ini di Ukraina adalah perang terbuka, perang senjata berat. Di sana ada berselancar rudal, misil-misil yang sangat besar, jadi ini pertaruhan nyawa yang luar biasa," tutur Boyke.

"Jadi yang dinilai adalah sisi kemanusiaan Pak Jokowi terpanggil sebagai seorang pemimpin dan moralitas beliau sebagai manusia juga terpanggil," tandasnya.

Baca juga: Usai dari Ukraina, Presiden Jokowi Kembali ke Polandia

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini