Share

Holywings Pecat dan Tidak Berikan Bantuan Hukum untuk 6 Tim Kreatifnya yang Jadi Tersangka

Jonathan Simanjuntak, MNC Portal · Rabu 29 Juni 2022 10:50 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 29 337 2620195 holywings-pecat-dan-tidak-berikan-bantuan-hukum-untuk-6-tim-kreatifnya-yang-jadi-tersangka-CLNB6yRnGC.jpg Penutupan Holywings. (Foto: Ant)

BEKASI - Manajemen Holywings tidak memberikan pendamping hukum terhadap pegawainya yang tersangkut kasus terkait promo penjualan minuman keras (miras) yang berbaru SARA. Hal ini menyusul ditetapkannya enam tersangka tim kreatif dalam promo miras tersebut.

"Engga kayanya dari Holywings," kata General Manager Holywings Yuli Setiawan, Selasa (28/6/2022).

Yuli menjelaskan keenam tersangka tersebut kini juga langsung dipecat secara otomatis. Alasannya, keenam orang tersebut menggunakan isu sensitif SARA dalam operasional Holywings.

"(dipecat) Sudah pasti secara otomatis. Perusahaan melarang karyawan itu menggunakan isu yang bersinggungan suku ras agama dan antar golongan itu ada kok aturannya," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Polisi menetapkan enam orang tersangka terkait kasus promosi miras berbau SARA, yang dilakukan tim kreatif Holywings di media sosial. Kini, keenam orang tersebut dikenakan pasal berlapis dan terancam hukuman 10 tahun penjara.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP


"Keenam tersangka, yakni EJD (27), NDP (36), DAD (27), EA (22), A (25), dan AAM (25) kami kenakan pasal berlapis dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara," ujar Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto pada wartawan, Jumat (24/6/2022).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini