Share

Peristiwa 28 Juni: Selamat Ulang Tahun Sandiaga Uno

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 28 Juni 2022 05:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 28 337 2619352 peristiwa-28-juni-selamat-ulang-tahun-sandiaga-uno-7ggAHGjyED.jpg Sandiaga Uno (Foto Okezone)

JAKARTA - Beberapa peristiwa dan catatan sejarah penting terjadi baik dalam maupun luar negeri yang terjadi pada tanggal 28 Juni tiap tahunnya. Beberapa diantaranya adalah kelahiran dari Sandiaga Uno.

Untuk mengingat ataupun menambah wawasan sejarah, Okezone telah merangkum sejumlah peristiwa dan kejadian penting di tanggal 28 Juni dari Wikipedia, antara lain:

1. Kelahiran Sandiaga Uno

Sandiaga Salahuddin Uno, lahir 28 Juni 1969. Ia adalah seorang wirausahawan dan politisi berdarah Gorontalo-Jawa, kelahiran Pekanbaru, Riau, dan berkebangsaan Indonesia.

Pada masa bakti Oktober 2017 - September 2018, Sandi Uno pernah mengemban tugas sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta ke-14 bersama dengan Gubernur terpilih, Anies Rasyid Baswedan.

Di tahun 2020, Presiden Joko Widodo menunjuk Sandiaga untuk menduduki jabatan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggantikan Wishnutama Kusubandio di Kabinet Indonesia Maju dan dilantik bersama dengan lima menteri dan wakil menteri lainnya pada tanggal 23 Desember 2020.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

2. Mike Tyson gigit kuping lawannya

28 Juni 1997, Petinju Amerika Serikat, Mike Tyson, didiskualifikasi oleh WBA karena menggigit telinga Evander Holyfield ketika pertandingan baru berlangsung 3 ronde.

3. Eks Jubir FPI Munarman siram teh ke Sosilog UI

Pada tanggal 28 Juni 2013, ketika tampil dalam acara Live di TV One yakni program Apa Kabar Indonesia Pagi dengan bahasan tentang pembatasan jam malam tempat hiburan di Jakarta, Munarman menyiram muka Sosiolog UI Tamrin Amagola dengan segelas teh setelah terjadi silang pendapat antara keduanya.

Merespons insiden ini, TV One menyampaikan permintaan maaf melalui akun @akipagi_tvone. Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Ezki Tri Rezeki Widianti menyatakan bahwa hal ini merupakan pelajaran dimana siaran langsung lebih berisiko sehingga kriteria pemilihan narasumber harus lebih jelas. TVOne diminta untuk tidak mengedepankan sensasi dalam memilih nara sumber dan lebih menekankan pada informasi dan pengetahuan apa yang didapat publik dari narasumber yang bersangkutan.

Ia juga menyayangkan pemilihan nara sumber TV One dengan menyatakan bahwa banyak tokoh ormas lain yang lebih santun yang lebih baik yang bisa diwawancara. Tamrin sendiri menolak untuk melaporkan tindakan tersebut ke polisi dengan alasan tidak mau melayani tindak premanisme.

4. Peristiwa mandor

Peristiwa Mandor atau yang dikenal juga dengan istilah Oto Sungkup (Mobil Penutup Kepala) adalah peristiwa pembantaian massal yang menurut catatan sejarah terjadi pada tanggal 28 Juni 1944.

Peristiwa Mandor ini sendiri sering dikenal dengan istilah Tragedi Mandor Berdarah yaitu suatu kejadian pembantaian massal tanpa batas etnis dan ras yang dilakukan oleh Tentara (Kaigun) Tentara Angkatan Laut Kekaisaran Jepang.

Lahirnya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2007 tentang Peristiwa Mandor pada 28 Juni Sebagai Hari Berkabung Daerah Provinsi Kalimantan Barat melalui rapat paripurna DPRD Kalimantan Barat merupakan bentuk kepedulian sekaligus apresiasi dari DPRD terhadap perjuangan pergerakan nasional yang terjadi di Mandor.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini