Share

KPK Usut Korupsi Dana Koperasi dan UMKM Lewat Dua Saksi

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 27 Juni 2022 12:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 27 337 2618896 kpk-usut-korupsi-dana-koperasi-dan-umkm-lewat-dua-saksi-XmN3iA7Tfo.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait penyaluran fiktif dana bergulir untuk koperasi serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dugaan korupsi itu diusut lewat dua saksi pada hari ini. Kedua saksi itu yakni, Wiraswasta, Evita Asmalda, dan Pensiunan Lembaga Pengelola Dana Bergulir, Sri Amelia Harimukti.

"Hari ini (27/6) pemeriksaan saksi kasus dugaan korupsi terkait penyaluran dana bergulir fiktif oleh lembaga pengelola dana bergulir koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah (LPDB-KUMKM) Tahun 2012-2013. Pemeriksaan dilakukan di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Senin (27/6/2022).

 BACA JUGA:KPK Periksa Adik Bupati Muna sebagai Tersangka Korupsi Dana PEN

Sekadar informasi, KPK saat ini sedang mengusut kasus baru terkait dugaan korupsi penyaluran fiktif dana bergulir oleh Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) tahun 2012-2013. Penyaluran fiktif dana koperasi dan UMKM itu diduga terjadi di Jawa Barat (Jabar).

KPK sudah masuk dalam proses penyidikan terkait pengusutan kasus tersebut. Sejalan dengan itu, KPK juga sudah menetapkan sejumlah tersangka dalam perkara ini. Hanya saja, KPK masih belum merilis serta membeberkan secara detail siapa saja tersangka dalam perkara ini.

"Terkait siapa saja pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, uraian perbuatan tindak pidana korupsi hingga dugaan pasal yang disangkakan, saat ini belum dapat kami sampaikan," kata Ali.

 BACA JUGA:Kasus Suap Dana PEN 2021, KPK Panggil Kepala BPBD Muna

KPK berjanji akan mengumumkan secara resmi para tersangka serta konstruksi terkait perkara ini. KPK bakal menggelar konferensi pers terkait perkara ini setelah adanya proses penangkapan dan penahanan terhadap para tersangka.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini