Share

5 Fakta Terkait Ibu Liburan Usai Aniaya Bayinya hingga Tewas

Lukman Hakim, Koran SI · Senin 27 Juni 2022 10:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 27 337 2618778 5-fakta-terkait-ibu-liburan-usai-aniaya-bayinya-hingga-tewas-YsiIpb8cw1.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

SURABAYA - Kasus penganiayaan yang berujung meninggalnya seorang bayi berinisial AD dilakukan oleh ibu kandungnya ESY (25) di Surabaya. Pelaku pun sudah ditetapkan tersangka oleh Polsek Wonocolo, Surabaya.

Tersangka ditangkap di Gunung Kidul, Yogyakarta pada Sabtu 25 Juni 2022, malam, ketika tengah liburan.

Berikut sejumlah fakta terkait kasus mengerikan tersebut.

1. Diungkap oleh Nenek Korban

Kasus ini terungkap setelah ES (47), nenek korban, menemukan AD meninggal di kamar rumahnya, pada Kamis (23/6/2022). Namun baru dilaporkan ke petugas pada Sabtu 25 Juni 2022.

"Warga lalu melapor ke Polsek Wonocolo. Tim Anti Bandit Polsek Wonocolo dan Tim Inafis melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan pemeriksaan saksi," kata Kapolsek Wonocolo Kompol Roycke Hendrik.

2. Korban Ditemukan Sudah Membusuk

Saat ditemukan, mayat korban sudah membusuk. Jasadnya sudah berair dan menghitam serta mengelurkan bau tak sedap.

3. Terdapat Luka di Kepala

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan luka kekerasan di kepala bagian belakang dan punggung korban.

Polisi lantas meminta keterangan saksi. Hasilnya, pelaku adalah ibu korban, ESY. “Tersangka menganiaya anaknya dengan cara melempar ke tempat tidur dan memukul menggunakan tangan,” ujar Kompol Roycke.

Penganiayaan bermula pada Selasa 21 Juni 2022, sore. Sebelumnya, AD sempat dimandikan sang nenek dan digendong ibunya ke dalam kamar. Saat itu tersangka tersulut emosi AD rewel. Eka lantas melempar korban ke tempat tidurnya. Selain itu, korban juga dipukul tersangka menggunakan tangan.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

4. Pelaku Ancam Bunuh Ibunya

Pada Kamis 23 Juni 2022, dini hari, sang nenek yang juga ibu dari pelaku, sempat hendak memberikan susu kepada cucu AD. Namun, korban sudah lemas, lebam biru, dingin dan akhirnya meninggal dunia.

Saksi sempat menanyakan ke ESY. Ironisnya, ESY justru mengancam akan membunuh ibunya jika melapor pada tetangga.

5. Anak Meninggal, Ibu Jalan-Jalan

Mengetahui anaknya sudah meninggal, ESY justru jalan-jalan bersama suami ke Yogyakarta, pada Jumat 24 Juni 2022. Dia untuk berlibur bersama suaminya R dan anak pertamanya.

Tersangka dan R sudah menikah siri selama lima tahun dan dikaruniani dua anak.

"Tersangka ini sering menganiaya korban. Alasannya karena korban rewel suka nangis dan itu membuat tersangka jengkel dan emosi. Sejauh ini, suami tersangka tidak ikut terlibat," kata Roycke.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini