Share

Dear Shohibul Kurban, Begini Ciri Sapi Bebas Penyakit Mulut dan Kuku

Carlos Roy Fajarta, · Minggu 26 Juni 2022 15:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 26 337 2618518 dear-shohibul-kurban-begini-ciri-sapi-kurban-bebas-penyakit-mulut-kuku-5vSpR2AOpo.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Para pedagang hewan kurban sapi memberikan sejumlah tips bagi masyarakat yang ingin berkurban atau shohibul kurban untuk bisa memilih sapi yang bebas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Salah satu perawat Sapi di penjualan hewan kurban yang ada di Jalan Enggano Tanjung Priok, Lasmo (57). Dia memberikan tips bagi masyarakat yang hendak membeli hewan untuk kurban saat Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

"Ciri-ciri sapi sehat itu makannya lahap, minum nya juga bagus, kaki nya tidak pada sakit bisa berdiri tegak. Bulu nya tidak burik," ujar Lasmo, Minggu (26/6/2022).

Ia menyebutkan untuk hewan sapi yang memiliki gejala PMK di antaranya mulut berbusa hingga hidung berair.

"Kalau PMK itu ciri-ciri mulut berbusa, kuku pada melocot, hidung nya mbeler (berair)," tambah Lasmo.

Baca juga: Tips Atur Keuangan agar Bisa Beli Hewan Kurban, Cek di Sini!

M. Yusuf Bahrobi (54) penanggung jawab tempat penjualan hewan kurban di Jalan Enggano Tanjung Priok mengungkapkan saat ini banyak pedagang yang tidak bisa memasukkan sapinya ke Jakarta karena prosedur ketat.

Baca juga: PBNU : Hewan Terjangkit PMK Ringan Tidak Sah Jadi Kurban

"Kita tidak mau sapi yang kita masukkan memiliki penyakit. Sudah satu Minggu, dari 60 sapi sudah separuh terjual. Biasanya ramai mendekati hari raya, kita prediksi 1 Minggu sampai 10 hari jelang hari raya baru masyarakat ramai mencari hewan kurban," kata Yusuf.

Ia menyebutkan bahwa sapi yang akan didagangkan tersebut sudah melalui proses pemeriksaan kesehatan yang sangat ketat. Hewan kurban diperiksa rutin oleh Sudin KPKP yang hampir setiap hari melakukan pemeriksaan.

"Oleh petugas kita melakukan penyemprotan dengan disinfektan kita berikan vitamin untuk ketahanan tubuh mereka. Kita jaga sapi agar tidak mudah terkena PMK," tutup Yusuf.

Salah satu calon pembeli, Otong (70) yang juga pengelola Mushola Mawal Ubad, RT10/RW09 Kelurahan Koja menyebutkan dirinya sedang mencari hewan kurban sapi.

"Sapinya sederhana saja di sini. Pas ukurannya tergantung budgetnya. Saya budget nya Rp20 juta. Sudah naksir sama satu sapi tapi masih proses tawar menawar. Sapi tidak ada yang murung, tinggal kesepakatan harga. Semoga harganya masih bisa turun," kata Otong.

Baca juga: MUI Perbolehkan Kurban dengan Hewan Cacat Kategori Ringan

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini