Share

Geruduk Holywings, GP Ansor Jakarta Ternyata Belum Izin ke Gus Yaqut

Widya Michella, MNC Media · Sabtu 25 Juni 2022 11:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 25 337 2618032 geruduk-holywings-gp-ansor-jakarta-ternyata-belum-izin-ke-gus-yaqut-sJSslAovSX.jpg GP Ansor geruduk Holywings/ Foto: MNC Portal

JAKARTA - Gerak cepat pihak kepolisian dalam menangkap karyawan gerai Holywings yang diduga melakukan penistaan agama karena mempromosikan minuman keras (miras) mendapat apresiasi.

(Baca juga: Dipanggil Gus Yaqut karena Geruduk Holywings, Ketua GP Ansor DKI: Saya Tanggung Jawab!)

"Pada prinsipnya kami mengapresiasi Polda Metro Jaya karena sudah bergerak cepat berinisiatif merespon isu publik. Sekarang sudah ada yang jadi tersangka dari Holywings, ya secara umum menyerahkan pada proses hukum saja sebenarnya,"ujar Ketua Wilayah GP Ansor DKI Jakarta, Muhammad Ainul Yakin, kepada MNC Portal, Sabtu,(25/06/2022).

Ainul juga akan menjelaskan maksud konvoi kepada Ketua Umum GP Ansor, Yahya Cholil Staquf alias Gus Yaqut. Diketahui GP Ansor DKI telah menggelar konvoi ke 3 gerai Holywings di Jakarta, Jumat (24/6/2022) tadi malam.

"Betul saya kan bertanggung jawab pada beliau. Saya akan menjelaskan dari A sampai Z,"ujar Ainul saat dihubungi MNC Portal, Sabtu,(25/06/2022).

Ainul mengaku aksi konvoi tersebut belum dilaporkan secara eksplisit kepada Gus Yaqut. Sebab Gus Yaqut yang merupakan Menag RI kini tengah sibuk mengurusi penyelenggaraan haji Indonesia 1443H/2022M.

"Saya memang belum melaporkan secara eksplisit kepada beliau, karena beliau selain Ketum kami juga menteri agama sedang sibuk ngurus haji kan saya ga mau menggangu konsentrasi beliau,"ujarnya.

"Tapi nanti kalau beliau panggil saya, sebagai ketua Ansor DKI ya saya pasti akan datang,"tutur dia.

Saat ditanya GP Ansor akan melanjutkan konvoi ke Holywings lagi, Yakin belum menjelaskan secara detail. Namun dia mengatakan bahwa pihaknya sedang melihat situasi di lapangan.

Diberitakan sebelumnya, polisi menetapkan 6 orang sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama dan berita hoaks terkait promosi miras berbau SARA yang dilakukan Holywings di media sosial. Keenamnya merupakan tim kreatif di Holywings.

"Dari hasil penyelidikan lalu dinaikkan ke penyidikan tadi siang, kami tetapkan 6 orang tersangka," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, Jumat (24/6/2022).

Mereka ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan penistaan agama dan penyiaran berita hoaks yang mengandung unsur kebencian terhadap salah satu agama atau golongan atau SARA.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini