Share

Panggil GP Ansor DKI, Gus Yaqut: Maksudnya Apa Konvoi ke Holywings!

Widya Michella, MNC Media · Sabtu 25 Juni 2022 08:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 25 337 2617971 panggil-gp-ansor-dki-gus-yaqut-maksudnya-apa-konvoi-ke-holywings-NEZZv24hpL.jpg Gus Yaqut/Foto: Okezone

JAKARTA -Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas akan memanggil Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pengurus Wilayah (PW) DKI Jakarta karena melakukan konvoi di 3 gerai Holywings di Jakarta, Jumat (24/6/2022) malam.

(Baca juga: GP Ansor Geruduk Holywings Gatot Soebroto Lalu Lintas Padat)

Pria yang akrab disapa Gus Yaqut ini akan meminta penjelasan terkait aksi konvoi tersebut. Namun, dia belum memberi tahu apakah akan diberikan sanksi atau tidak. 

"Saya akan panggil anak-anak (Ansor DKI). Apa maksudnya konvoi-konvoi itu,"ujar Gus Yaqut yang menteri agama itu saat dikonfirmasi Jumat,(24/06/2022).

Diberitakan sebelumnya, GP Ansor DKI Jakarta akan menggeruduk 3 Holywings di Jakarta, Jumat (24/6/2022) malam. Sebanyak 57 anggota bersiap-siap di depan Kantor PW Ansor, Jalan Tebet Dalam II, Jakarta Selatan.

Tiga titik Holywings yang akan didatangi yakni Holywings Gunawarman, Holywings Senayan Park Mall, serta Holywings Gatsu Club V.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Wakil Ketua GP Ansor DKI Jakarta Sufyan Hadi mengatakan, akan menggelar doa bersama, setelah itu dilanjutkan konvoi di sejumlah titik Holywings Jakarta. "Promosi ini tidak selayaknya ada, ini nasional dan mengganggu umat muslim dalam menjaga keberagaman," ujar Sufyan.

Di tempat terpisah, polisi menetapkan 6 orang sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama dan berita hoaks terkait promosi miras berbau SARA yang dilakukan Holywings di media sosial. Keenamnya merupakan tim kreatif di Holywings.

"Dari hasil penyelidikan lalu dinaikkan ke penyidikan tadi siang, kami tetapkan 6 orang tersangka," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, Jumat (24/6/2022).

Mereka ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan penistaan agama dan penyiaran berita hoaks yang mengandung unsur kebencian terhadap salah satu agama atau golongan atau SARA.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini