Share

Jokowi Bertemu Zelenskyy di Kota Kyiv, Bagaimana Antisipasi Paspampres jika Ada Ledakan?

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Kamis 23 Juni 2022 18:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 23 337 2617081 jokowi-bertemu-zelenskyy-di-kota-kyiv-bagaimana-antisipasi-paspampres-jika-ada-ledakan-Oe3LEGCH2c.jpg Foto: MNC Portal

JAKARTA - Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) Mayjen Tri Budi Utomo menyebut bahwa jarak zona perang Rusia-Ukraina dengan lokasi kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) relatif aman.

"Sementara aman," ujar Tri kepada wartawan, Kamis (23/6/2022).

(Baca juga: Jokowi ke Rusia dan Ukraina, Paspampres Siapkan Rompi Anti Peluru dan Senapan Canggih)

Jenderal yang malang melintang di Korps Baret Merah Kopassus ini menjelaskan, Presiden Jokowi akan bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di ibu kotanya Kyiv.

Daerah tersebut berjarak sekitar 350 kilometer dari titik perang Rusia-Ukraina. Pihaknya juga sudah mengantisipasi jika terjadi hal yang tidak memungkinkan.

"Kurang lebih jaraknya sekitar paling dekat yang ledakan (Donetsk) itu adalah 380 kilometer dari Kyiv. Itu yang sudah kita antisipasi. Sementara mereka (Rusia) masih melakukan serangan ya memang di seputaran Donetsk itu saja," jelasnya.

"Jadi Alhamdulillah masih jauh lah dari Kyiv," pungkasnya.

Sebelumnya, Danpaspampres Tri Budi Utomo telah menyiapkan 39 personel yang akan mendampingi Presiden Jokowi. Dia juga membawa rompi, senjata laras panjang dan 39 personel.

"Kalau kita sendiri yang melekat ke beliau ada 19 ditambah yang matannya sendiri 10 di sana, berarti 29 ditambah dengan 10 orang uang sudah standby di sana," ujar Tri Budi kepada wartawan, Kamis (23/6/2022).

Tri Budi pun menjelaskan persiapan timnya dalam mengawal Presiden Jokowi. Diantaranya beberapa minggu lalu pihaknya sudah mulai latihan hingga hari ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tak terduga.

"Contohnya penyelamatan dari kereta api, penyelamatan di stasiunnya sendiri, di jalan seperti apa, meng -escape beliau itu kita sudah latihan, itu dari teknisnya," kata Tri Budi.

Dari sisi personil, kata Tri Budi, pihaknya telah menyiapkan tim penyelamatan khusus yang tidak dibawa sebelumnya pada saat acara atau kunjungan kerja Presiden Jokowi. Tim penyelamat tersebut dikhususkan dalam kunjungan Presiden Jokowi ke Rusia dan Ukraina.

"Khusus ini kita membawa personil tersebut dengan menggunakan pakaian nantinya rencanannya akan menggunakan PDL TNI. Tapi untuk main groupnya kita sendiri tetap penyelamatan dengan mengcover beliau secara langsung," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini