Share

Wapres Minta Partisipasi Aktif Tokoh dan Masyarakat untuk Majukan Desa

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 23 Juni 2022 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 23 337 2616943 wapres-minta-partisipasi-aktif-tokoh-dan-masyarakat-untuk-majukan-desa-QR7nObStst.jpg Wapres KH Ma'ruf Amin. (Dok Setwapres)

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meminta para tokoh dan masyarakat dapat berpartisipasi aktif guna memajukan desa.

Keterlibatan tokoh dan masyarakat sebagai penggerak agar potensi besar seperti badan usaha milik desa (BUMDes) dapat memberikan manfaat optimal bagi desa.

BUMDes memiliki potensi yang besar untuk memajukan dan menggerakkan perekonomian di perdesaan. Sebab, dengan optimalisasi BUMDes, masyarakat dapat berperan aktif mengelola sumber daya yang ada menjadi suatu yang bermanfaat.

“Saya menilai peran penting tokoh penggerak desa wisata, menjadi salah satu faktor pendukung kesuksesan. Ini semua harus ditopang oleh partisipasi aktif SDM setempat, yang bersama-sama ingin memajukan desanya,” tutur Wapres di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis (23/6/2022).

Ia menuturkan, pembangunan desa merupakan salah satu penopang keberhasilan pembangunan Indonesia di masa depan.

“Jika desa kuat dan mandiri, maka mimpi Indonesia maju akan makin mudah diwujudkan,” ungkap Wapres.

Dia menambahkan, saat ini desa juga menjadi titik awal pengungkit pemulihan ekonomi masyarakat. Untuk itu, pemerintah mendorong ekonomi desa untuk terus bergerak melalui program-program yang dirancang.

“Pemerintah bertekad terus meningkatkan dan memperbaiki penyaluran Dana Desa serta program pengembangan BUMDes supaya desa makin sejahtera,” tuturnya.

Menutup sambutannya Wapres memaparkan, berdasarkan data yang diterima, saat ini sebanyak 23.24 persen desa di Indonesia masuk dalam kategori tertinggal dan sangat tertinggal berdasarkan data Indeks Desa Membangun (IDM).

Wapres berpesan kepada jajaran Kementerian Desa, Pembangungan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) untuk terus memantau implementasi program-program yang telah dicanangkan sehingga hasilnha dapat terukur dan seluruh desa di Indonesia dapat merasakan manfaatnya.

“Saya meminta Kementerian Desa PDTT bekerja keras agar pada tahun 2024 sudah tidak ada lagi desa tertinggal dan sangat tertinggal,” tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini