Share

Rama Ratu Jaya, Pemberontak yang Gigih Mengusir Belanda di Tanah Betawi

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Kamis 23 Juni 2022 07:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 337 2616399 rama-ratu-jaya-pemberontak-yang-gigih-mengusir-belanda-di-tanah-betawi-UVStFVOFNW.jpg Ilustrasi/ Foto: Okezone

JAKARTA - Rama merupakan tokoh pejuang dari Ratu Jaya, Depok. Mengutip buku 'Pemberontak Tak (Selalu) Salah: Seratus Pembangkangan di Nusantara' oleh Petrik Matanasi, Rama atau Bapak Rama merupakan seorang petualang asal Cirebon.

Ia menggagas gerakan untuk merebut tanah partikelir dari tuan tanah, sekaligus membebaskan para petani dari kekuasaan tuan tanah. Di masa penjajahan Belanda kala itu, pemerintah kolonial menerapkan sistem tanam paksa dan menjual tanah pribumi.

Tanah-tanah kemudian dikuasai tuan tanah. Hal ini tentu menyengsarakan petani dan pemilik tanah pribumi. Karena itu, ia merancang pemberontakan demi merebut tanah yang diwariskan dari nenek moyang tersebut.

Dia menjadi guru bela diri dan ilmu kebatinan pada banyak petani pada saat itu. Tujuan Rama mengajarkan hal tersebut adalah agar para petani dapat melawan pemerintahan Belanda yang telah berlaku sewenang-wenang.

Pengaruh Rama tersebar hingga ke Bogor, Tegal Waru, Parung, Cibarusa, Tambun, Batavia, dan Depok. Hingga akhirnya Rama dan para petani melakukan perlawanan kepada Belanda.

Namun, peristiwa perlawanan yang terjadi di Tambun pada 1869 ini membuat Rama dan para petani tewas tertembak karena senjata Belanda yang jauh lebih lengkap. Sedangkan, para petani yang masih hidup dibawa oleh Belanda, sebagian dihukum mati, lainnya dipekerjakan paksa.

Akan tetapi, perjuangan melawan Belanda belumlah padam, karena seorang temannya berhasil meloloskan diri dari pertempuran tersebut. Sisa-sisa kekuatan petani yang terpengaruh ajaran Rama terus berjuang melawan Belanda di tanah Betawi.

Peristiwa perlawanan ini kemudian memunculkan benih-benih emansipasi di wilayah Eropa. Emansipasi tersebut berupa perlakuan yang sama antara rakyat jajahan dengan rakyat yang ada di negeri Belanda.

Kisah Rama Ratu Jaya diabadikan dalam pertunjukan Kisah Rama Ratu Jaya di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada 2017 silam. Pertunjukan ini diselenggarakan oleh Komunitas Seni Budaya Khatulistiwa (SBK) dengan nuansa budaya Betawi.

Dalam pertunjukan, ditampilkan pula seni topeng dan seni lenong yang dikemas secara modern untuk menarik perhatian generasi muda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini