Share

5 Fakta Masjidil Haram di Makkah, Bangunan Tak Hancur Meski Dihantam Berbagai Bencana

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Kamis 23 Juni 2022 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 337 2616270 5-fakta-masjidil-haram-di-makkah-bangunan-tak-hancur-meski-dihantam-berbagai-bencana-NQ6lQHzI7C.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Umat Islam dari seluruh dunia pasti tidak asing lagi dengan Masjidil Haram di Makkah Al Mukarramah.

Masjid ini merupakan salah satu masjid yang menjadi tujuan bagi penganut agama Islam. Bukan berwisata, namun umat Muslim tentu ingin pergi ke Masjidil Haram untuk melaksanakan ibadah haji maupun umrah serta mengunjungi Kakbah. Terdapat beberapa fakta menarik dari masjid suci ini. Berikut fakta-fakta Masjidil Haram di Mekkah.

1. Masjid Pertama yang Dibangun di Bumi

Badan Pengelola Keuangan Haji memberikan keterangan bahwasanya Masjidil Haram merupakan masjid pertama yang dibangun di muka bumi. Hal ini berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW, yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim. Rasulullah SAW ditanya mengenai masjid apa yang pertama kali dibangun di muka bumi, beliau SAW menjawab Masjidil Haram. Masjidil Haram telah banyak melewati proses perluasan dan renovasi sejak era pemerintahan Umar bin Khattab.

2. Bangunan Terluas ke-8 di Dunia

Masjidil Haram merupakan pusat ibadah seluruh umat Islam di dunia. Tidak heran apabila pemerintah Arab Saudi terus melakukan perluasan dan renovasi untuk memfasilitasi jemaah haji dan umrah. Dengan luas 356,800 meter persegi, Masjidil Haram dapat menampung sekitar 90.000 jemaah dan jumlah tersebut dapat ditambah pada saat musim haji.

3. Kakbah Tidak Rusak Meski Diterjang Bencana Alam

Pada tahun-tahun sebelumnya, Masjidil Haram beberapa kali dilanda banjir dan bencana alam lainnya. Peristiwa tersebut menghancurkan beberapa area masjid. Seperti pada tahun 1629, Masjidil Haram rusak parah akibat hujan deras dan banjir. Masjid lantas kembali dibangun oleh Sultan Murad IV dari Kekhalifahan Turki Utsmani. Namun, tidak terjadi apa pun dengan Kakbah yang menjadi pusat ibadah. Kakbah tetap berdiri tegak tanpa kerusakan.

4. Ramah Disabilitas

Manajemen Masjidil Haram turut memperhatikan jemaah penyandang disabilitas. Beberapa fasilitas dan area khusus disediakan untuk jemaah difabel. Sejumlah fasilitas tersebut ialah penerjemah bahasa bagi jemaah tunarungu dan tunawicara, Alquran braille untuk jemaah tunanetra, serta kursi roda listrik untuk jemaah tunadaksa. Bahkan, jalur untuk jemaah pengguna kursi roda lebih cepat menggapai bagian utama Masjidil Haram dibandingkan jalur jemaah biasa.

5. Lantai Dingin

Masjidil Haram tak pernah sepi dari jemaah yang hendak melaksanakan ibadah umrah maupun haji. Meski area masjid, terutama di sekitar Kakbah tak beratap, namun jemaah tidak terlalu merasakan panas. Padahal cuaca Mekkah terbilang sangat panas. Hal ini karena lantai khusus yang digunakan di Masjidil Haram. Lantai Masjidil Haram adalah lantai marmer Thassos yang berasal dari daerah Thassos, Yunani. Marmer ini memiliki kemampuan meredam panas yang memantul ke permukaan lantai yang tebal sehingga memberi kesejukan bagi para jemaah saat menginjaknya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini