Share

Mendagri Tito Akan Pindah Kantor di IKN pada 1 Januari 2024

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Rabu 22 Juni 2022 16:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 337 2616209 mendagri-tito-akan-pindah-kantor-di-ikn-pada-1-januari-2024-okG7esW2vR.jpg Mendagri, Tito Karnavian (foto: dok Kemendagri)

JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Suhajar Diantoro menyebut, jika Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bakal mengawal pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Mendagri Tito bakal pindah kantor ke IKN mulai 1 Januari 2024.

Hal itu disampaikan Suhajar saat menghadiri Rapat Paripurna Perayaan Jakarta Hajatan ke-495 di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (22/6/2022).

"1 Januari 2024, insyaallah saya akan memimpin Kemendagri bersama Pak Mendagri Tito pindah Kalimantan," kata Suhajar saat memberikan sambutan.

 BACA JUGA:Presiden Jokowi : Pembangunan Dasar IKN Telah Dimulai

Suhajar menambahkan, di usianya yang ke 495, DKI Jakarta menghadapi tantangan masa depan yang belum ada presedennya. Setelah disahkannya UU tentang Ibukota Negara pada 18 januari 2022 lalu, Jakarta harus mempersiapkan diri menyongsong status baru sebagai Kota yang bukan lagi Ibukota Negara.

"Dalam waktu tidak lama lagi, secara bertahap proses berpindahnya Ibukota Negara ke penajem paser utara, Kalimantan Timur, akan dimulai. Hal ini akan memiliki implikasi yang luas bagi DKI Jakarta. DKI Jakarta lambat laun bukan lagi menjadi pusat pemerintahan dan birokrasi, dan akan diproyeksikan menjadi pusat bisnis yang bukan saja nasional, melainkan regional, bahkan, global," ujarnya.

 BACA JUGA:6 Provinsi dan 41 Pemda Teken Pakta Komitmen Dukung Percepatan Pembangunan IKN

Lebih lanjut, Suhajar menilai hilangnya status Ibu Kota di Jakarta berpotensi menjadi ancaman hilangnya identitas kota. Ia berharap Jakarta mampu merumuskan visi-misi baru yang menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman usai ibu kota pindah ke Kalimantan.

"Untuk itu, diperlukan antisipasi dan persiapan yang matang, yang mengharuskan perumusan karakter kota yang khas dan kuat sejak dini," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini