Share

Kasus Suap Jual Beli Jabatan, Eks Walkot Tanjung Balai Dijebloskan ke Rutan Medan

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 22 Juni 2022 16:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 337 2616177 kasus-suap-jual-beli-jabatan-eks-walkot-tanjung-balai-dijebloskan-ke-rutan-medan-5ChXby8Fgg.jpg Illustrasi (foto: freepick)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi mantan Wali Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara (Sumut), M Syahrial ke Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Medan. Syahrial dijebloskan ke Rutan Klas I Medan setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap alias inkrah.

"Jaksa eksekutor Hendra Apriansyah, (21/6) telah selesai melaksanakan eksekusi pidana badan untuk terpidana M Syahrial ke Rutan Klas I Medan berdasarkan putusan Pengadilan Tipikor pada PN Medan Nomor : Pid.Sus-TPK/2022/PN. Mdn tanggal 30 Mei 2022 yang berkekuatan hukum tetap," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Rabu (22/6/2022).

 BACA JUGA:Kasus Walkot Tanjung Balai, Dewas KPK Bakal Panggil Lili Pintauli Siregar

Diketahui sebelumnya, Syahrial divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Medan. Dia terbukti bersalah karena menerima suap terkait jual-beli jabatan di lingkungan Pemkot Tanjung Balai.

Majelis hakim menjatuhkan hukuman terhadap Syahrial dengan pidana empat tahun penjara dikurangi selama berada dalam tahanan. Syahrial juga didenda Rp200 juta dengan ketentuan, jika tidak dibayarkan diganti dengan kurungan selama tiga bulan.

 BACA JUGA:Suap Wali Kota Tanjung Balai, Firli: KPK Tak Akan Pandang Bulu dalam Bertindak

Hakim juga memutuskan adanya pidana tambahan terhadap Syahrial. Pidana tambahan tersebut berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam pemilihan jabatan publik selama dua tahun terhitung sejak selesai menjalani pidana pokok.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini