Share

Total Aset Obligor dan Debitur BLBI yang Disita Negara Capai Rp22 Triliun

Riezky Maulana, iNews · Rabu 22 Juni 2022 12:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 337 2615972 total-aset-obligor-dan-debitur-blbi-yang-disita-negara-capai-rp22-triliun-Og01snUvpj.jpg Menko Polhukam, Mahfud MD (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD mencatat hingga Rabu 22 Juni 2022, Satgas BLBI telah menyita aset tanah maupun bangunan milik obligor maupun debitur seluas 22.334.833 m2. Dari tindakan itu, nominal yang terkumpul ditaksir mencapai Rp22.678.608.179.526.

"Total perolehan Satgas BLBI hingga hari ini adalah seluas 22.334.833 m2 dengan nilai Rp22.678.608.179.526," kata Mahfud di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/6/2022).

 BACA JUGA:Satgas BLBI Sita Lapangan Golf dan 2 Hotel Milik Obligor Duo Harjono

Lebih jauh disampaikan, melalui proses pemanggilan dan penagihan kepada obligor atau debitur prioritas, Satgas BLBI telah berhasil membukukan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ke kas negara senilao Rp714.408.470.778.

Kemudian, kata dia, dari hasil penjualan lelang barang jaminan obligor, debitur serta aset properti eks BLBI, telah berhasil diperoleh PNBP senilai Rp36.021.330.000.

 BACA JUGA:Sita Aset Obligor Bank Asia Pasific, Satgas BLBI Pastikan Tidak Ada Peralihan

Terkini, Satgas BLBI kembali menyita aset milik PT Bogor Raya Development di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/6/2022). Aset tersebut terkait Obligor Bank Asia Pasific atas nama Setiawan Harjono dan Heryawan Harjono.

Mahfud memastikan, pihaknya tak akan berhenti mengembalikan keuangan negara sampai di sini. Sebab, sambung Mahfud, Satgas BLBI masih bertugas hingga Juni 2023 mendatang.

"Sekarang kita sita dan ini akan berlanjut. Kami diberi tugas masih cukup lama, tim kami baru bekerja persis 1 tahun, dari Juni ke Juni. Kita akan berakhir di tahun 2023. Oleh sebab itu yang lain silakan menyiapkan penyelesaian, tetapi tetap kita melakukan penyitaan," jelasnya.

Adapun aset Duo Harjono yang disita meliputi lapangan golf dan dua unit hotel. Secara keseluruhan, aset tanah dan bangunan ini seluas 89,01 hektare, serta nilai aset yang disita hari ini nilai kurang lebih Rp2 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini