Share

Pertemuan Prabowo dan Muhaimin Iskandar Dinilai Strategis untuk Pemilu 2024

Felldy Utama, iNews · Rabu 22 Juni 2022 01:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 337 2615741 pertemuan-prabowo-dan-muhaimin-iskandar-dinilai-strategis-untuk-pemilu-2024-eD4s9FnsQ9.jpg Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar (Foto: tangkapan layar)

JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menggelar pertemuan untuk membahas Pilpres 2024 pada Sabtu 18 Juni 2022 lalu.

Para kader Gerindra dan PKB pun menyuarakan agar keduanya menjadi calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2024 mendatang. Diketahui koalisi dua partai ini sudah mencukupi syarat presidential threshold.

Anggota Dewan Pakar DPP Gerindra dan Ketua Dewan Penasehat Gerindra Jatim, Bambang Haryo Soekartono menilai jika pertemuan antara Gerindra dan PKB ini sangat strategis dan baik untuk penjajakan dalam menyatukan kemistri kedua partai tersebut.

Dia menilai bahwa koalisi Gerindra dan PKB bisa memperbesar peluang untuk merebut lumbung suara di Jawa Timur bagi kedua partai tersebut.

Baca juga: Pede Cak Imin Jadi Capres, PKB: Kalau Prabowo Mau Jadi Cawapres Ya Bagus

"Pertama, pertemuan dengan beberapa pimpinan partai yang telah dilakukan oleh Bapak Prabowo Subianto sebagai calon presiden dari Partai Gerindra adalah sangat bagus. Dan ini tentu akan disambut baik oleh masyarakat yang menginginkan adanya koalisi dengan partai partai tersebut," ujarnya, Rabu (22/6/2022).

Ia mengatakan bahwa koalisi Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar bisa menyatukan terbelahnya masyarakat pada Pemilu 2019 lalu.

Baca juga: Sekjen Gerindra Sebut Prabowo dan Muhaimin Iskandar Sepakat Kerja Sama pada Pilpres 2024

"Sehingga diharapkan saat Bapak Prabowo Subianto sebagai Presiden seluruh masyarakat dapat bersatu bersama sama untuk membangun negara," imbuhnya.

Menurut Bambang, penjajakan ini untuk menyatukan visi dan misi dari kedua partai tersebut untuk bersama-sama menuju kemenangan di Pemilu 2024. 

Sehingga, langkah penjajakan awal tentunya dapat lebih mempercepat dalam menentukan siapa calon wakil "Demikian juga seperti yang terjadi di tahun 2019. Bapak Prabowo Subianto sebagai calon Presiden Partai Gerindra sudah mempersiapkan calon pembantu Presiden (para menteri terkait)," lanjutnya.

"Yang tentunya sudah dipilih yang kompeten untuk memperkuat kabinet di 2024. Sehingga masyarakat sudah bisa tahu dan paham para calon pembantu presiden di kabinet nantinya," imbuhnya.

Ia menambahkan bahwa penjajakan Gerindra dan PKB diharapkan bisa menyelesaikan berbagai persoalan dan menyejahterakan masyarakat.

"Dan diharapkan semua permasalahan kebutuhan pokok masyarakat dapat diperbaiki dan bisa memberikan kesejahteraan masyarakat terwujud dengan cepat setelah diamanahi oleh rakyat di tahun 2024," tuturnya.

Baca juga: Koalisi dengan Gerindra, PKB Tak Rela Cak Imin Jadi Cawapres

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini