Share

Alasan Terjun ke Politik, Ketua DPW Perindo Papua: Peduli Penanganan Penyakit HIV

Muhammad Farhan, MNC Portal · Selasa 21 Juni 2022 18:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 21 337 2615623 alasan-terjun-ke-politik-ketua-dpw-perindo-papua-peduli-penanganan-penyakit-hiv-T6FcFXufIl.jpg Bung Raf/Tangkapan layar media sosial

JAKARTA - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perindo Provinsi Papua, Raflus Doranggi membagikan pengalamannya terjun ke dunia politik dan bergabung ke Partai Perindo.

(Baca juga: Duh! Bocah Yatim Bekasi yang Tinggal Tulang Terbungkus Kulit Juga Positif HIV)

Dia mengatakan, jiwa sosialnya terpanggil sebagai dokter dalam penanganan penyakit HIV. Ia juga mengaku rasa pedulinya dalam dunia kesehatan dapat terbantu dengan jalur-jalur politik terutama kepada proses pembentukan kebijakan.

Pria yang akrab disapa Bung Raf ini membagikan pengalamannya dalam podcast aksi nyata yang ditayangkan secara daring via kanal youtube Perindo pada Selasa (21/6/2022).

Bung Rafi mengungkapkan pembentukan solusi terhadap permasalahan dunia kesehatan di masyarakat itu cukup sulit apabila berada jauh dari dunia politik.

"Kalau menjadi dokter itu berhadapan dengan orang ke orang lainnya, penyembuhan secara individu saja. Tetapi jika terjun pula di dunia politik, kita bisa menyembuhkan masalahnya secara komunal karena menyangkut pada kebijakan," ujar Bung Raf saat diwawancarai oleh Aisha Lahtiba.

Bung Raf menyampaikan pengalamannya sebagai dokter di program HIV, namun pada tahun 2009, dirinya diajak terjun ke politik oleh kolega seniornya. Ia mengaku itikadnya semakin menguat untuk masuk ke dunia politik karena kesulitan memberikan masukkan kebijakan dalam penanganan HIV.

"Saya dahulu ketika hendak memberikan saran terkait kebijakan penanganan HIV kepada pembuat kebijakannya di parlemen itu sulit, untuk mengubah kebijakannya susah. Jadi keputusan saya itu turun ke politik dilandasi keinginan agar bisa terjun ke masyarakat secara aksi nyata," tutur Bung Raf.

Terkait kiprahnya sebagai Ketua DPW Perindo Papua, Bung Raf menjelaskan keberhasilannya memperoleh kursi parlemen DPRD hingga 47 kursi.

"Dari 47 kursi itu satu kursi di DPRD Provinsi Papua, lalu 46 nya di Kabupaten/Kota. Di Papua itu ada 29 Kabupaten/Kota yang 22-nya terisi semua dari Perindo, sisa tujuh yang kita belum dapatkan," ujarnya.

Untuk target kedepannya, Bung Raf menegaskan jajarannya akan bersiap untuk mencapai 100 kursi parlemen di Provinsi Papua.

"Kita tetap optimis meski target yang diminta Pak Ketum itu termasuk berat," kata Bung Raf sembari tersenyum.

Diketahui, podcast aksi nyata Partai Perindo tersebut bertemakan "Lentera Itu Papua". Tayangan dialog tersebut disiarkan melalui Instagram Partai Perindo, RCTI+, Okezone, Sindonews.com, iNews.id, YouTube, Facebook, Twitter dan Website Partai Perindo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini