Share

Kejayaan Pajajaran: Kekayaan Melimpah dan Punya Pasukan Darat Kuat

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 21 Juni 2022 05:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 21 337 2615087 kejayaan-pajajaran-kekayaan-melimpah-dan-punya-pasukan-darat-kuat-ianFv38YUd.jpeg Prabu Siliwangi. (Foto: Wikimedia Commons)

MASA pemerintahan Prabu Siliwangi sebagai Raja Pajajaran konon membuat kerajaan cukup disegani. Sri Baduga Maharaja atau yang dikenal Prabu Siliwangi menjadi raja termasyhur Kerajaan Pajajaran yang memiliki pasukan kerajaan yang kuat dan banyak. 

Buku "Hitam Putih Pajajaran: dari Kejayaan hingga Keruntuhan Kerajaan Pajajaran" tulisan Fery Taufiq El Jaquene menceritakan, Kerajaan Pajajaran di bawah kepemimpinan Prabu Siliwangi memiliki armada pasukan tempur yang kuat di darat. 

Konon Pajajaran memiliki pasukan Kerajaan terbanyak dengan kira - kira mencapai 100.000 pasukan. Raja sendiri memiliki transportasi gajah sebanyak 40 ekor. Namun konon Pajajaran memiliki armada tempur laut yang lemah. Hal ini terlihat saat misi Pajajaran menyerang Cirebon untuk menaklukkan Cirebon, sebab ada kabar Tumenggung Jagabaya memeluk Islam. 

Baca juga:  Prabu Siliwangi Dirikan Parit Besar Kelilingi Ibu Kota Pajajaran untuk Pertahanan

Namun kendati memiliki armada laut yang dianggap lemah, Pajajaran sebenarnya memiliki beberapa kapal Jung, yang fungsinya sebagai alat transportasi via laut sekaligus menciptakan perdagangan antar pulau.

Selain kapas, baju dan lainnya, tercatat perdagangan kuda jenis Pariaman mencapai 4.000 ekor setiap tahunnya melalui tangsi - tangsi pemasaran yang dikuasai Pajajaran. 

Bahkan saking kayanya Kerajaan Pajajaran , onon kota tempat raja yang berada di ibu kotanya memiliki rumah - rumah yang indah yang terbuat dari daun palem dan kayu.

Dikisahkan pada buku warisan Portugis berjudul "The Suma Oriental" yang ditulis oleh Tome Pires, tercatat bahwa rumah raja mempunyai 330 pilar sebagai tong anggur dan tingginya mencapai kisaran 9,14 meter. Konon di rumah itu terdapat ukiran kayu yang indah pada puncak pilarnya.

Tome Pires mengungkapkan, jumlah penduduk yang ada di ibu kota Pakuan Pajajaran kurang lebih mencapai 50.000 jiwa. Dari pelabuhan - pelabuhan penting seperti Banten, Cigede, Tangerang, Kalapa, Karawang, dan Cimanuk, menjadikan Pajajaran sebagai negara ksatria dan memiliki pertumbuhan ekonomi signifikan kala itu. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini