Share

Sekjen Gerindra Sebut Prabowo dan Muhaimin Iskandar Sepakat Kerja Sama pada Pilpres 2024

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 20 Juni 2022 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 20 337 2614734 sekjen-gerindra-sebut-prabowo-dan-muhaimin-iskandar-sepakat-kerja-sama-pada-pilpres-2024-WEbGZt9IFb.jpg Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani. (Dok Okezone)

JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Ahmad Muzani, menyatakan pihaknya telah sepakat menjalin kerja sama dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Partai Gerindra dan PKB menjalin kerja sama pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Hal itu senapas dengan adanya pertemuan antara Ketua Umum (Ketum) PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dengan Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, pada Sabtu, 18 Juni 2022. Pertemuan itu berlangsung di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.

"Iya, Pak Prabowo dan Pak Muhaimin sudah sepakat untuk sama-sama bekerja sama dalam Pilpres 2024," kata Muzani usai menghadiri pembekalan antikorupsi di Gedung ACLC KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/6/2022).

Muzani enggan merinci lebih jelas soal kerja sama Gerindra dengan PKB. Namun, dia menegaskan, kerja sama tersebut berkaitan dengan pencalonan Prabowo Subianto sebagai Presiden RI. Partai Gerindra kukuh mencalonkan Prabowo sebagai Presiden di Pilpres 2024.

"Kerja sama itu artinya bagaimana Kebangkitan Indonesia itu terwujud di tahun 2024, Prabowo (tetap calon) presiden," ujar Muzani.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid membeberkan alasan pihaknya membangun koalisi dengan Partai Gerindra di kontestasi Pemilu 2024. Dia menilai kerja sama itu dijalin karena untuk lebih cepat dalam mengusung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres).

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

"Kelihatannya kalau bersama Gerindra ini lebih realistis dan lebih cepat untuk mencari pasangan dan memasangkan siapa calon presiden dan cawapresnya," kata Jazilul di Jakarta, Senin, 20 Juni 2022," kata Jazilul.

Ia menjelaskan, koalisi antara PKB dan Gerindra sudah memenuhi syarat ambang batas mengajukan pasangan capres-cawapres, yaitu 20 persen suara nasional. Namun. PKB masih membuka ruang bagi partai lain seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ataupun Partai Demokrat untuk bergabung dalam koalisi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini