Share

Cerita Anak Polisi Tak Mau Jadi Perwira, Banting Setir sebagai Arsitek

Tim Okezone, Okezone · Minggu 19 Juni 2022 13:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 19 337 2614185 cerita-anak-polisi-tak-mau-jadi-perwira-banting-setir-sebagai-arsitek-Wo54fY16Bt.jpg (Foto: Tangkapan layar Youtube Gasjon !!)

JAKARTA - Anak polisi jadi seorang polisi juga. Hal itu dirasakan Irfan Kurniawan, anak dari seorang perwira polisi yang juga menjadi calon perwira seperti bapaknya.

Namun, di tengah jalan, Irfan alih profesi menjadi seorang arsitek. Cerita itu diungkap Irfan dalam Channel Youtube Gasjon !! Lantas, bagaimana ceritanya Irfan alih profesi sebagai calon perwira menjadi arsitek?

"Dari dulu gue memang suka gambar, dulu Dragon Ball sampai akhirnya suka gambar gedung-gedung," ujar Irfan seperti dikutip, Minggu (19/6/2022)

(Tangkapan layar channel youtube Gasjon !!)

Kilas balik kisah bagaimana kenapa dirinya sempat jadi calon perwira polisi, Irfan mengisahkan, ayahnya memang memiliki jabatan mentereng dan sukses, du kepolisian, sehingga membuatnya sempat terpikir bakal mengikuti jejaknya.

Ayahnya, merupakan inspirasinya. Sejak kecil, dia memiliki impian untuk mengikuti jejak karir sebagai abdi negara. "Role mode gue itu memang seorang polisi, yaitu bokap gue sendiri," ungkapnya.

Tetapi ketika langkah awal telah dijalani saat akademi kepolisian atau akpol, ia mulai ragu dan berpikir untuk memilih apa yang ia senangi sejak kecil di dunia seni, khususnya menggambar. Sebab menjadi polisi, bukan datang dari hatinya.

"Jadi karena benar-benar dari hati. Karena dari hati gue itu masih pengen berkarya, lebih ke seni," ujarnya.

(Tangkapan layar channel Youtube Gasjon !!)

Ketika itu, Irfan memang tengah berusaha untuk membahagiakan orangtua dengan mengikuti jejak sang ayah.

Namun, Irfan tetap mengikuti kata hati. Baginya, dunia seni dengan menjadi seorang arsitek lebih membuatnya merasakan kehidupan.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Lantaran lebih suka bergelut dan berkarya dengan seni, Irfan rela melepas segala kenyamanan.

Dan kini, Irfan pun menjadi arsitek andal dengan segala kemampuannya. "Saat itu, gue udah masuk kuliah, udah berkreasi, udah berkarya. Itu (dunia arsitek) adalah endorfin gue, itu adalah cara-cara gue gimana bikin bahagia," ucapnya.

Meski tak senada dengan profesi sang ayah, namun Irfan mampu membuktikan diri. Kesuksesan merupakan serangkaian proses serta perjuangan diri sendiri yang bakal mengantarkannya kepada kenyamanan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini