Share

Audiensi Kapolres Sampang-Wartawan, Dewan Pers Apresiasi Pejabat yang Dukung Profesionalisme Pers

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 18 Juni 2022 15:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 18 337 2613894 audiensi-kapolres-sampang-wartawan-dewan-pers-apresiasi-pejabat-yang-dukung-profesionalisme-pers-hK73w0yXkm.jpg Dewan Pers. (Okezone)

JAKARTA - Video viral mengenai audiensi jurnalis dengan Kapolres Sampang, AKBP Arman pada 14 Juni 2022 di Mapolres Sampang, Jawa Timur, mendapat perhatian serius dari Dewan Pers. Dalam cuplikan video itu, Kapolres menyatakan hanya akan melayani insan pers yang tersertifikasi dan perusahaan pers yang sudah terverifikasi di Dewan Pers. Pernyataan Kapolres ini sempat dipersoalkan beberapa jurnalis.

Menanggapi video yang viral itu, Dewan Pers langsung mengadakan diskusi pada Jumat (17/6) di Jakarta. Anggota Dewan Pers yang hadir dalam diskusi adalah M Agung Dharmajaya (wakil ketua), Asmono Wikan (anggota dan ketua Komisi Pemberdayaan Organisasi), Ninik Rahayu (anggota dan ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi), serta Paulus Tri Agung Kristanto (anggota dan ketua Komisi Pendidikan dan Pengembangan Profesi).

Dari diskusi tersebut, berikut ini pernyataan Dewan Pers tentang audiensi pernyataan Kapolres Sampang.

"Dewan Pers mendukung penuh setiap upaya para pejabat publik termasuk TNI/Polri dalam mendorong wartawan dan perusahaan pers semakin profesional," demikian mengutip siaran pers Dewan Pers, Sabtu (18/6/2022). 

Berikutnya, profesionalisme wartawan dan perusahaan pers dalam hemat Dewan Pers ditandai antara lain oleh sertifikasi bagi wartawan dan verifikasi perusahaan pers yang diselenggarakan Dewan Pers.

Pernyataan Kapolres Sampang, AKBP Arman SIK MSi, di hadapan jajaran Polres dan media di Sampang beberapa waktu lalu, yang meminta agar wartawan harus tersertifikasi dan perusahaan pers sudah lulus verifikasi oleh Dewan Pers, patut diapresiasi.

"Dewan Pers berharap semakin banyak pejabat publik dan penegak hukum bersikap senada dengan Kapolres Sampang guna mendorong kian mekarnya profesionalisme wartawan dan perusahaan pers di Indonesia," katanya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Poin berikutnya, Dewan Pers berharap wartawan dan perusahaan pers yang sudah lulus mengikuti sertifikasi dan verifikasi senantiasa bekerja berlandaskan UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Perlu ditegaskan, Dewan Pers tidak mengakui kegiatan sertifikasi wartawan yang diselenggarakan oleh organisasi lain, di luar yang dilaksanakan oleh Dewan Pers bersama para lembaga uji yang telah ditunjuk. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini