Share

4 Menteri Paling Lama di Era Soeharto, BJ Habibie 20 Tahun!

Ajeng Wirachmi, Litbang Okezone · Kamis 16 Juni 2022 06:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 15 337 2612222 4-menteri-paling-lama-di-era-soeharto-bj-habibie-20-tahun-NUb9S0WvYS.jpg BJ Habibie. (Foto: Antara)

SOEHARTO merupakan Presiden ke-2 Indonesia yang berkuasa selama 32 tahun (1967-1998). Selama berkuasa, Soeharto memiliki 4 menteri dengan masa jabatan di atas 10 tahun dan terhitung paling lama di antara yang lainnya.

Berikut informasi lengkapnya:

1. B.J Habibie

Presiden ke-3 Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie atau B.J Habibie pernah menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi Indonesia selama 20 tahun. Habibie resmi diangkat oleh Soeharto sebagai Menteri pada 29 Maret 1978 dan berakhir tanggal 11 Maret 1998.

Dilihat dari lamanya masa jabatan Habibie, sudah dapat dipastikan bahwa ia adalah menteri kesayangan Soeharto dan selalu menjadi andalan. The Conversation bahkan menyebut jika Habibie merupakan Menristek terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.

Selama menjabat, Habibie sering sekali mengutarakan strateginya, yakni Indonesia wajib memanfaatkan IPTEK (ilmu pengetahuan dan teknologi) dalam rangka pembangunan bangsa. Banyak sektor yang berhasil ia kembangkan selama menjabat, termasuk pembuatan pesawat terbang dan pengembangan bioteknologi.

Baca juga: 3 Demo Besar di Era Presiden Soeharto

Dirinya bahkan memberikan sponsor kepada para pemuda untuk belajar ke luar negeri agar mereka bisa lebih banyak mendapat sudut pandang dan pengetahuan baru.

2. Harmoko

Harmoko mulai menjabat sebagai Menteri Penerangan pada 19 Maret 1983. Setelah dilantik beberapa kali dalam kabinet yang berbeda, Harmoko mengakhiri jabatannya sebagai menteri pada 16 Maret 1997. Jika ditotal, Harmoko mengabdikan diri sebagai menteri di era Soeharto selama 14 tahun.

Selama berposisi sebagai menteri, Harmoko mendirikan gerakan Kelompencapir atau kelompok pendengar, pembaca, dan pemirsa, yang ditujukan untuk menyampaikan informasi dari pemerintah ke masyarakat.

Sebelum menempati posisi penting di kabinet, Harmoko dikenal sebagai wartawan. Sementara itu, ia juga pernah menduduki beberapa posisi strategis lainnya, seperti Menteri Negara Urusan Khusus, Ketua Umum DPP Partai Golkar dan Ketua DPR/MPR.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

3. Sutami

Menteri lainnya yang juga menjabat dalam waktu lama di masa Soeharto adalah Sutami. Dirinya didapuk menjadi Menteri Pekerjaan Umum, yang diembannya pada 17 Oktober 1967 sampai 29 Maret 1978 atau selama 11 tahun.

Sebenarnya, posisi tersebut sudah ia tempati sejak 22 Februari 1966. Namun, kala itu masih di bawah pemerintahan Presiden Soekarno.

Pria kelahiran 19 Oktober 1928 itu terkenal sebagai menteri paling sederhana yang pernah ada. Bagaimana tidak, belasan tahun memiliki jabatan tinggi, tempat tinggal Sutami dikatakan cukup tak layak. Atap rumahnya sering kali bocor, sehingga cukup merepotkan ketika hujan. Bahkan, rumahnya itu ia beli dengan cara mencicil dan baru lunas ketika Sutami pensiun.

4. Widjojo Nitisastro

Satu lagi menteri yang tercatat lama membantu Soeharto dalam kabinetnya adalah Widjojo Nitisastro. Dirinya menempati posisi Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri selama 10 tahun, terhitung sejak 29 Maret 1973 sampai 19 Maret 1983.

Sebelumnya, pria asal Malang ini pernah menjabat sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Melansir laman resmi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Widjojo dikenal sebagai arsitek utama lini perekonomian di masa Orde Baru.

Diolah dari berbagai sumber

Ajeng Wirachmi-Litbang MPI

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini