Share

Reshuffle Kabinet, PAN Optimis Masuk Gerbong Pemerintahan Jokowi

Carlos Roy Fajarta, · Rabu 15 Juni 2022 09:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 15 337 2611758 reshuffle-kabinet-pan-optimis-masuk-gerbong-pemerintahan-jokowi-q2lcWGNCx7.jpg Guspardi Gaus (Foto: Dpr.go.id)

JAKARTA - Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Guspardi Gaus yang juga Anggota Komisi II DPR RI mengaku mendengar kabar akan ada reshuflle Kabinet Indonesia Maju pada Rabu 15 Juni 2022. 

"Isu reshuffle yang dikatakan akan dilakukan pada 15 Juni ini, tentu dapat menimbulkan kegairahan untuk meningkatkan kinerja anggota dalam percepatan mencapai visi dan misi Presiden Jokowi yang belum selesai," ujar Guspardi Gaus, Selasa (14/6/2022).

Namun, ia mengungkapkan terkait pergantian menteri merupakan domain dan hak prerogatif Presiden Jokowi sepenuhnya.

"Hanya Presiden Jokowi yang tahu kapan pastinya reshuffle akan digelar dan siapa menteri yang akan diganti. Manakala ada anggota kabinet yang tidak pas, stagnan, dan lain sebagainya, 'rapor' semuanya tentu ada di Presiden," ungkap Guspardi Gaus.

BACA JUGA:Zulhas dan Hadi Tjahjanto Dikabarkan Masuk Kabinet Jokowi 

Ia menyebutkan, bisa saja Presiden mengganti anggota kabinet, bisa juga menggeser ke posisi yang lain. Pasalnya, dengan sisa masa jabatan kurang dari dua tahun Jokowi memiliki pekerjaan rumah cukup besar di bidang ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

"Tentu Presiden berupaya mencapai dan menyelesaikan visi dan misi yang di amanahkan kepada para anggota kabinet sebagai pembantunya. Mudah-mudahan dengan perubahan, kabinet yang stagnan bisa digerakkan. Semua keputusan yang akan diambil kepala negara tentu sudah melewati pertimbangan politik, efektivitas dalam upaya peningkatan kinerja kabinet," kata Guspardi Gaus.

BACA JUGA:Reshuffle Kabinet, Jokowi Dikabarkan Lantik 2 Menteri dan 3 Wamen Hari Ini 

Follow Berita Okezone di Google News

PAN, kata Guspardi Gaus sudah siap masuk ke kabinet jika diminta dan diberi amanah oleh Presiden Jokowi. Sejumlah kader PAN mulai dari Ketum Zulkifli Hasan, Sutisno Bachir, Hatta Rajasa, Asman Abnur, Drajad Wibowo dan masih banyak lagi kader lainnya yang punya kapasitas mumpuni untuk masuk ke Kabinet Indonesia Maju.

"Apalagi, Pak Zulkifli Hasan sangat berpengalaman baik sebagai Ketum PAN maupun di legislatif (Ketua MPR) dan eksekutif (Menteri Kehutanan). Dan Partai Amanat Nasional kan memang telah menjadi anggota koalisi partai politik (parpol) pendukung pemerintah sejak Agustus 2021," ungkap Guspardi Gaus.

PAN saat ini seperti air mengalir untuk senantiasa menjaga dan mengawal pemerintah berjalan sesuai semangat reformasi demi kepentingan bangsa dan negara.

Apalagi, sebagai partai pendukung pemerintah dan sudah berkomitmen mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin sampai 2024. Jika PAN diajak bergabung, itu merupakan apresiasi Presiden kepada partainya untuk memperkuat pemerintahan.

"Intinya PAN siap mengabdi dalam kondisi apapun dengan tugas apa saja yang diamanahkan demi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara Itu yang selalu dipesankan oleh Ketum PAN kepada para kader," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini