Share

Profil Prabowo Subianto, Menteri yang Dipanggil Jokowi di Tengah Kencangnya Isu Reshuffle

Tim Okezone, Okezone · Rabu 15 Juni 2022 06:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 15 337 2611681 profil-prabowo-subianto-menteri-yang-dipanggil-jokowi-di-tengah-kencangnya-isu-reshuffle-wm5MrzmXD0.jpg Prabowo Subianto (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan bakal melakukan reshuffle Kabinet Indonesia Maju pada hari ini, Rabu (15/6/2022). Di mana, sebelumnya Presiden Jokowi memanggil sejumlah tokoh dan menteri ke Istana.

Salah satu yang dipanggil adalah Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Ketua Umum Partai Gerindra itu datang ke Istana, pada Selasa 14 Juni 2022. Prabowo tiba di Istana dengan setelan kemeja putih dan peci hitam.

Prabowo merupakan rival Jokowi yang akhirnya masuk dalam Kabinet Jokowi. Keduanya sempat 'bertarung' di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 dan 2019. Namun, Prabowo selalu keok.

Di periode keduanya, Jokowi pun merangkul Prabowo untuk menjadi Menhan. Ditunjuknya Prabowo sebagai Menhan karena memang memiliki latar belakang militer yang mumpuni.

Prabowo telah menduduki jabatan di militer ketika masih aktif di TNI. Menukil Wikipedia, Prabowo mengawali karier di TNI Angkatan Darat pada 1974 sebagai seorang Letnan Dua setelah lulus dari AKABRI Darat di Magelang.

Dari 1976 hingga 1985, Prabowo bertugas di Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha), pasukan khusus Angkatan Darat pada saat itu. Salah satu penugasan pertamanya adalah sebagai komandan pleton pada Grup I/Para Komando yang menjadi bagian dari pasukan operasi Tim Nanggala di Timor Timur.

Berusia 26 tahun, Prabowo merupakan salah satu komandan pleton termuda dalam operasi tersebut. Ia berperan besar dalam memimpin sebuah misi penangkapan terhadap Nicolau dos Reis Lobato, pemimpin Fretilin yang pada saat Operasi Seroja menjabat sebagai Perdana Menteri.

Pada 1983, Prabowo telah menjabat sebagai wakil komandan pada Detasemen Khusus 81 (Penanggulangan Teror) di Kopassandha. Pada 1985, Prabowo menjadi wakil komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328 (Yonif Para Raider 328/Dirgahayu), pasukan para raider di Kostrad.

Dua tahun kemudian, usai menyelesaikan pelatihan Special Forces Officer Course di Fort Benning ia menjadi komandan batalyon tersebut; jabatan yang dijabatnya selama tiga tahun. Pada 1991, ia menjabat sebagai kepala staf Brigade Infanteri Lintas Udara 17 (Brigif Para Raider 17/Kujang I), yang bermarkas di Cijantung.

Prabowo saat berpangkat letnan kolonel terlibat dalam operasi pemburuan dan penangkapan Xanana Gusmao, salah satu tokoh pemimpin gerilyawan Fretilin. Prabowo kembali ke pasukan khusus, yang kini dinamai Komando Pasukan Khusus (Kopassus) pada 1993.

Pria kelahiran 17 Oktober 1951 itu diangkat menjadi komandan Grup 3/Sandhi Yudha, salah satu komando kontra-insurjensi Kopassus. Hingga pada 1995, Prabowo diangkat menjadi Komandan Jenderal Kopassus (Danjen) Kopassus dengan pangkat Mayor Jenderal.

Sebagai komandan jenderal, salah satu tugas pertama Prabowo adalah operasi pembebasan sandera Mapenduma. Kopassus, terutama Sat-81/Gultor yang pernah dipimpin langsung oleh Prabowo, memiliki pengalaman dalam menangani operasi pembebasan sandera. Paling dikenang adalah keberhasilan menyelamatkan penumpang Garuda DC-9 Woyla di Bangkok pada 1981.

Operasi ini berhasil menyelamatkan sepuluh dari dua belas orang peneliti yang tergabung dalam ekspedisi Lorentz 95 dan diculik oleh gerilyawan Organisasi Papua Merdeka (OPM). Meskipun diwarnai oleh insiden penembakan komandan Sat-81 oleh anak buahnya sendiri. Namun, operasi ini dianggap berhasil menyelamatkan nyawa para peneliti yang berkebangsaan Indonesia, Inggris, Belanda, dan Jerman. Prabowo pun diangkat menjadi Pangkostrad pada 20 Maret 1998.

Dalam sektor bisnis, Prabowo memiliki dan memimpin 27 perusahaan baik di Indonesia dan luar negeri. Bisnis yang digeluti di antaranya di bidang minyak kelapa sakit, migas, pertambangan, pertanian, kehutanan dan Pulp, serta di bidang perikanan.

Prabowo juga aktif dalam organisasi, yakni pada 2004 terpilih menjadi Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Ketua Umum Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) pada 2004.

Prabowo juga merupakan orang yang gemar menyekolahkan talenta-talenta Indonesia. Prabowo adalah putra dari Soemitro Djokhadikoesoemo, yang merupakan menteri di era Soekarno. Adapun ibunya adalah Dora Marie Sigar.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini