Share

Pemerintah Gandeng TNI-Polri Percepat Pengendalian Wabah PMK

Fahmi Firdaus , Okezone · Minggu 12 Juni 2022 12:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 12 337 2610093 pemerintah-gandeng-tni-polri-percepat-pengendalian-wabah-pmk-iDI9zy4hWw.jpg Foto: Okezone

JAKARTA โ€“ Berbagai cara terus dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Tanah Air.

(Baca juga: Kapolri Pastikan Bantu Awasi Penanganan PMK Hewan Ternak)

Upaya yang dilakukan pemerintah itu mulai dari pembentukan Gugus Tugas Penanganan Virus PMK, yang rencananya sampai dengan di tingkat kecamatan atau desa, crisis center yang berkolaborasi dengan TNI dan Polri beserta instansi terkait lainnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam rangka membantu melakukan pendampingan serta pengawasan terkait penanganan PMK hewan ternak sapi.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi, langkah ini merupakan tindaklanjut dari perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

โ€œSesuai dengan perintah Bapak Presiden, kami terus bergerak cepat, memantau setiap hari upaya penanganan agar wabah PMK ini dapat segera dikendalikan. Karena, selain berdampak pada stabilitas pangan nasional, juga pada perekonomian peternak rakyat,โ€ kata Wamentan dilansir Antara, Minggu (12/6/2022).

Selain itu, dilakukan pembatasan lalu lintas ternak, distribusi bantuan obat, vitamin, disinfektan ke daerah. Sembari menunggu adanya vaksin untuk hewan ternak, peternak pun diimbau untuk mematuhi anjuran dari petugas di lapangan.

Wamentan menjelaskan keberadaan vaksinasi bagi hewan ternak juga menjadi salah satu hal yang sangat penting sebagai upaya antisipasi penyebaran wabah PMK.

"Vaksin untuk hewan ternak juga menjadi salah satu variabel yang penting dalam rangka pengendalian dan pencegahan wabah PMK ini. Setelah vaksin datang, dalam waktu dekat kita akan lakukan vaksinasi," tandasnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Sebagaimana diketahui, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), Nasrullah mengungkapkan vaksin untuk penanganan PMK pada hewan ternak akan dimulai pada pekan depan.

Rencananya, sebanyak 3 juta dosis vaksin darurat akan didatangkan oleh pemerintah. Selain itu juga pembuatan vaksin dalam negeri oleh Pusat Veteriner Farma Kementan, pelatihan penanganan PMK kepada petugas kesehatan hewan sebanyak 17.050 orang, sosialisasi dan komunikasi publik, serta kerja sama dengan TNI, Polri, Pemda dan pihak terkait.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini