Share

Vaksin Merah Putih Tunggu Izin BPOM untuk Uji Klinis Fase 3

Aan haryono, Koran SI · Minggu 12 Juni 2022 11:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 12 337 2610069 vaksin-merah-putih-tunggu-izin-bpom-untuk-uji-klinis-fase-3-5lH2frTgtz.jpg Ilustrasi (Foto : Biospace)

SURABAYA - Vaksin Merah Putih Universitas Airlangga terus menunjukkan perkembangan yang positif. Setelah 9 Februari lalu memasuki tahap uji klinis fase 1 dan dilanjutkan dengan fase 2, tak lama lagi akan masuk pada uji klinis fase 3.

“Penerbitan PPUK (Persetujuan Pelaksanaan Uji Klinik, Red) sepenuhnya menjadi kewenangan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan RI, Red) dan Unair menyerahkan sepenuhnya urusan PPUK kepada BPOM. Artinya, Unair siap melaksanakan uji klinis fase 3 kapan pun sesuai izin dari BPOM,” kata Rektor Unair Prof Dr Mohammad Nasih, Minggu (12/6/2022).

Seperti halnya pada fase-fase sebelumnya, Vaksin Merah Putih Unair yang telah ditunggu oleh jutaan masyarakat Indonesia ini membutuhkan banyak dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat Indonesia. Kebutuhan relawan untuk menjadi subyek pada fase 3 ini cukup banyak, mencapai sekitar 3500-4000 relawan.

Untuk itu, peran serta masyarakat, terutama yang belum pernah divaksin untuk menjadi bagian dalam sejarah bangsa Indonesia juga sangat ditunggu. Sehingga, Vaksin Merah Putih Unair ini dapat segera dirasakan manfaatnya bagi bangsa Indonesia.

“Kami berharap dapat memenuhi timeline yang dirancang, agar karya anak bangsa ini bermanfaat secara optimal untuk negara,” ungkapnya.

Prof Nasih menyampaikan bahwa proses riset dan pengembangan Vaksin Merah Putih Unair ini sudah bekerja sama dengan berbagai pihak.

Termasuk dalam hal pembiayaan untuk fase 3 juga sudah disetujui oleh Kementerian Kesehatan RI.

“Vaksin Merah Putih ini mulai A-Z-nya dikelola dan kemudian di-manage dikembangkan oleh putra putri Indonesia dan di dalam laboratorium yang ada di Indonesia. Tentu ini menjadi awal yang bagus dan sekali lagi kami sedang menunggu arahan kawan-kawan yang punya otoritas di sini yakni BPOM,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini