Share

3 Tokoh Indonesia Mengguncang Dunia Lewat Pidato di PBB, Siapa Saja?

Ajeng Wirachmi, Litbang Okezone · Minggu 12 Juni 2022 05:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 11 337 2609793 3-tokoh-indonesia-mengguncang-dunia-lewat-pidato-di-pbb-siapa-saja-NUVjACn0se.jpeg Soekarno. (Foto: Istimewa)

INDONESIA memiliki sederet tokoh yang memiliki kemampuan pidato sangat baik. Bahkan, pidato-pidato tersebut berhasil menggemparkan dunia luar.

Berikut adalah 3 tokoh Indonesia yang pidatonya pernah mengguncang dunia saat berpidato di PBB.

 

1. Soekarno

Proklamator Indonesia, Soekarno, pernah mengguncang dunia dengan pidatonya di sidang PBB pada 30 September 1960. Adapun pidato itu bertajuk “Membangun Dunia Kembali”.

Pada kesempatan itu, dalam teks pidato yang tersedia di laman Perpustakaan Nasional RI itu, Soekarno memperkenalkan dasar negara Indonesia yakni Pancasila. Konsep Pancasila tersebut dikatakan Soekarno sebagai inti peradaban Indonesia. Soekarno pun berhasil membuka mata dunia terkait isu antikolonialisme dan anti-imperialisme dan disambut positif oleh publik yang hadir.

Baca juga: 3 Pidato Soekarno Soal Pancasila, Ada yang Sempat Menggemparkan Dunia

2. Sutan Sjahrir

Tokoh Indonesia lain yang juga berhasil menggemparkan PBB melalui pidatonya adalah Sutan Sjahrir. Berbicara di depan Dewan Keamanan PBB di New York pada 14 Agustus 1947, pria berjuluk Bung Kecil itu menjelaskan sejarah Nusantara, dimulai dari masa Kerajaan Majapahit yang mampu memiliki hubungan dagang dengan Madagaskar di Afrika Timur.

Ia juga menyampaikan bahwa pihak Belanda mengingkari Perjanjian Linggarjati dan justru mengajukan tunduhan tak terbukti kepada Indonesia. Pidato Sjahrir tersebut mampu membuat Dewan Keamanan PBB terkesan dan menindaklanjutinya dengan membentuk komisi Jasa Baik yang diisi oleh Amerika Serikat, Belgia, dan Australia.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

3. Agus Salim

Serupa dengan Sutan Sjahrir, Agus Salim juga turut menghadiri sidang Dewan Keamanan PBB pada 14 Agustus 1947. Dalam pidato yang disampaikannya, ia berhasil menjaring dukungan dari mayoritas peserta PBB kepada Indonesia, terkait penyelesaian Agresi Militer Belanda I. Sebelumnya, Agus Salim ditunjuk sebagai ketua misi diplomatik Indonesia ke negara-negara Arab sepanjang April hingga Juli 1947.

Diolah dari berbagai sumber 

Ajeng Wirachmi/Litbang MPI

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini