Share

Gelar Bahtsul Masail, PBNU Nyatakan Hewan yang Idap PMK Tidak Memenuhi Syarat Kurban

Nur Khabibi, MNC Portal · Jum'at 10 Juni 2022 19:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 10 337 2609492 gelar-bahtsul-masail-pbnu-nyatakan-hewan-yang-idap-pmk-tidak-memenuhi-syarat-kurban-KdDXB330K2.jpg Ilustrasi/ Foto: Okezone

JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar Bahtsul Masail terkait hewan yang mengidap penyakit mulut dan kuku (PMK) dengan gejala klinis sah atau tidak untuk dijadikan hewan qurban.

Perlu diketahui, Bahtsul Masail merupakan kegiatan yang sering digunakan oleh warga NU untuk memecahkan masalah-masalah terkini dengan sudut pandang islam.

Dalam Bahtsul Masail tersebut dibahas apakah hewan yang terjangkit PMK dengan gejala klinis masih memenuhi syarat untuk dijadikan kurban.

Setelah dilakukan diskusi, disepakati bahwa hewan yang terjangkit PMK dengan menunjukkan gejala klinis, meskipun ringan, tidaklah memenuhi syarat untuk dijadikan kurban.

Berikut penjelasannya:

Dalam sebuah surat edaran, Lembaga Bahtsul Masail PBNU awalnya menuliskan beberapa dalil yang terkait hukum berkurban bagi umat muslim yang mampu.

"Hukum berkurban itu sendiri adalah sunnah mu’akkadah dan berlaku secara kifayah bagi satu keluarga. Konsekuensinya bila salah satu anggota keluarga sudah melaksanakan kurban, maka seluruh anggota keluarga akan mendapatkan keutamaan pahala kurban," kata Ketua Lembaga Bahtsul Masail PBNU, Mahbub Ma'afi Ramadhan melalui keterangan tertulisnya, Jumat (10/6/2022).

Disebutkan, hewan yang akan dikurbankan memiliki beberapa kriteria, di antaranya kecukupan umur dan kesehatan hewan yang akan dikurbankan.

Follow Berita Okezone di Google News

Mengacu kepada sabda Nabi Muhammad SAW yang jika diartikan sebagai berikut.

Ada 4 hewan yang tidak sah dijadikan hewan kurban, (1) yang sebelah matanya jelas - jelas buta (2) yang jelas-jelas dalam keadaan sakit, (3) yang kakinya jelas-jelas pincang, dan (4) yang badannya sangat kurus dan tak berlemak (H.R. Ibnu Majah 3144).

Selain mengacu kepada hukum islam, Bahtsul Masail tersebut juga mengacu pada keterangan medis. Di mana, pada kegiatan yang digelar pada 31 Mei lalu itu dihadirkan beberapa dokter yang memberikan fakta-fakta sebagai berikut.

1. PMK adalah salah satu penyakit viral yang bersifat akut, sangat menular pada ternak (hewan berkuku belah), terutama sapi, kerbau, kambing, domba, babi, rusa, kijang, unta, dan gajah.

2. Gejala klinis yang ditemukan pada hewan yang terjangkit PMK terkategori ringan adalah munculnya lesi di lidah dan gusi, demam hingga suhu tubuh mencapai 40-41 derajat celcius, nafsu makan menurun, lesi pada kaki, dan beberapa gejala lainnya.

Pada tahapan gejala ringan ini hewan akan mengalami penurunan berat badan kisaran 1-2 kilogram per hari tergantung perawatan dan penanganan yang dilakukan.

Sementara gejala klinis kategori berat ditandai dengan lepuhan besar yang jika pecah maka akan meninggalkan luka, pincang, penurunan berat badan, penurunan produksi susu secara signifikan, bahkan bisa sampai pada kematian hewan ternak.

3. Daging hewan seperti sapi, kambing, domba, yang terjangkit PMK tetap aman untuk dikonsumsi, termasuk susu, atau pun organ lain yang bisa dikonsumsi. Namun, ada bagian organ tertentu seperti jeroan yang memerlukan penanganan khusus.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini