Share

KH Dimyati Rois Wafat, Bangsa Indonesia Kehilangan Ulama Karismatik

Inin Nastain, Koran SI · Jum'at 10 Juni 2022 11:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 10 337 2609122 kh-dimyati-rois-wafat-bangsa-indonesia-kehilangan-ulama-karismatik-1rOYCHvmpt.jpg KH Dimyati Rois semasa hidup (Foto: Inin Nastain)

JAKARTA - Ulama karismatik asal Kendal, KH Dimyati Rois (Mbah Dim) meninggal dunia pada Jumat (10/6/2022) pukul 01.13 WIB di Rumah Sakit Tlogorejo, Semarang, Jawa Tengah. Kabar kepergian Ketua Dewan Syuro DPP PKB itu mengundang kesedihan dari berbagai kalangan, khususnya pengurus partai.

Wakil Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB, KH Maman Imanulhaq adalah salah satu politisi yang merasa kehilangan sosok almarhum. Legislator asal Majalengka itu menilai, Mbah Dim merupakan sosok yang dibutuhkan Indonesia.

"Tentu ini sebuah kehilangan yang membuat kami sangat bersedih karena Indonesia membutuhkan sosok seperti beliau," kata Kiai Maman saat dihubungi.

Kang Maman, demikian dia biasa disapa menilai, Mbah Dim merupakan sosok yang begitu mencintai dan menekankan pentingnya ilmu pengetahuan. Semasa hidup, banyak petuah, nasehat, atau butiran-butiran hikmah dari sumber-sumber ilmu agama yang terpercaya yang disampaikan Mbah Dim.

Dengan demikian, ucapan Mbah Dim senantiasa berbicara dengan sanad dan sumber terpercaya. "Inilah yang sebenarnya hilang. Karena sekarang begitu banyak di antara kita bahkan tokoh publik yang berbicara tanpa sandaran keilmuan yang jelas," ujarnya.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Sosok almarhum juga merupakan contoh betapa pentingnya ilmu sejarah. Pasalnya, di mata Kang Maman, Mbah Dim merupakan tokoh yang memiliki ingatan luar biasa.

Almarhum, jelas dia, ingat detail bagaimana Islam disebarkan, juga Indonesia didirikan. "Mbah Dim begitu runut saat mengisahkan peristiwa itu, bahkan ia hafal betul nama orang per orang, tempat, dan juga waktu kejadian," ujar dia.

Mbah Dim adalah sosok yang sangat mengayomi, terutama kepada anak-anak muda. Sikapnya yang rendah hati, tetapi penuh kharismatik menjadi panutan bagi semuanya.

"Sekali lagi bangsa Indonesia kehilangan sosok ulama besar yang kharismatik, sosok yang mengayomi seperti Mbah Dim," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini