Share

Polisi Telusuri Aliran Dana di Anak Perusahaan Milik Crazy Rich Indra Kenz

Carlos Roy Fajarta, · Senin 06 Juni 2022 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 06 337 2606632 polisi-telusuri-aliran-dana-di-anak-perusahaan-milik-crazy-rich-indra-kenz-H2qHNbkFMT.jpg Foto: Okezone.

JAKARTA - Bareskrim Polri terus melakukan penelusuran aliran dana ke sejumlah anak perusahaan milik Crazy Rich Indra Kesuma alias Indra Kenz (IK).

Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri, Kombes Pol Chandra Sukma Kumara menyebutkan pihaknya melakukan penyelidikan ke sejumlah perusahaan berdasarkan keterangan korban Binomo.

BACA JUGA: Polri Sita Uang Rp1,886 Miliar Aset Crazy Rich Indra Kenz

"Bahwa terhadap penyitaan yang dilakukan penyidik terhadap rekening PT Dhasatra berdasarkan penelusuran transaksi korban binomo dan ada kerjasama bahwa PT Beta Akses Voucher untuk buka rekening PG di PT Dhasatra Money Transfer," ujar Chandra Sukma Kumara, Senin (6/6/2022).

Kanit 5 Subdit II Perbankan Dittipideksus Bareskrim Polri Kompol Karta menyebutkan pihaknya telah melakukan penyitaan dana di rekening PG PT Dhasatra Money Transfer untuk transaksi milik PT Beta Akses Voucer sebesar Rp. 1,8 Milyar.

BACA JUGA: Kotak Deposit Milik Indra Kenz di Bank Disita Polisi, Apa Isinya?

"Uang Rp 1,8 miliar ini terkait transaksi para pemain Binomo yang ikut linknya IK. Secara garis besar itu aliran Binomo," jelas Karta.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Sebagaimana diketahui, investasi bodong aplikasi Binomo pihak kepolisian telah menetapkan tujuh orang tersangka yakni Indra Kenz (Afiliator Binomo), Vanessa Khong (kekasih Indra Kenz), Rudianto Pei (ayah Vanessa Khong), Nathania Kesuma (adik Indra Kenz), Brian Edgar Nababan (Manajer Binomo Indonesia), Fakarich, dan Wiky Mandara Nurhalin (admin akun Telegram milik Indra Kenz).

Penyidik Polri setidaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 78 saksi korban, 4 saksi ahli terkait investasi bodong Binomo yang menyebabkan total kerugian Rp 73,1 miliar dari 108 orang korban.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini