Share

4 Pembunuhan yang Dilakukan Sahabat Korban, Rata-Rata karena Diejek

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Senin 06 Juni 2022 07:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 05 337 2605974 4-pembunuhan-yang-dilakukan-sahabat-korban-rata-rata-karena-diejek-m00yEbnqLp.jpg Ilustrasi (Foto : Freepik)

HUBUNGAN persahabatan sejatinya berlangsung harmonis dan saling mendukung. Meskipun terkadang ada sedikit perselisihan, namun hal tersebut mestinya dapat diatasi dengan berkomunikasi secara baik.

Akan tetapi, kondisi ideal itu tidak selalu terjadi. Beberapa peristiwa pembunuhan yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia nyatanya dilakukan oleh sahabat sendiri. Berikut 4 cerita pembunuhan yang pelakunya adalah sahabat korban.

1. Bantul, Yogyakarta

BU, warga Bantul, Yogyakarta, meregang nyawa di tangan sahabatnya sendiri, DNK. Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Rabu, 13 April 2022 di Bantul. DNK tega membunuh teman SMP-nya itu karena dilandasi rasa dendam. Melansir iNews.id, tersangka tersinggung lantaran korban kerap mengejeknya soal perempuan. Bahkan, terkesan melecehkan hubungan tersangka dengan kekasihnya.

Tindak pembunuhan yang dilakukan DNK ini bisa digolongkan sebagai pembunuhan berencana, karena tersangka sudah menyiapkan dan membawa pisau sebelum digunakan untuk membunuh korban. Sayangnya, pisau tersebut tidak berhasil ditemukan. Pelaku terancam pidana 4 tahun penjara akibat perbuatannya itu.

2. Klaten, Jawa Tengah

Kasus pembunuhan terhadap sahabat sendiri juga pernah terjadi pada 24 April 2021. Seorang warga Manisrenggo, Klaten berinisial FNR dibunuh oleh sahabatnya sendiri, HP. Polisi mengungkapkan, FNR dan HP sudah saling mengenal dan bersahabat dan mengenal sejak kecil.

Tak berapa lama setelah melakukan aksinya, tersangka berhasil diringkus dan diamankan polisi. Kepada polisi, HP mengaku membunuh korban akibat dendam. Ia sering diejek oleh korban lantaran memiliki fisik yang lemah dan terlilit utang.

Tersangka pun langsung merencanakan pembunuhan dan mengajak korban bertemu di tempat sepi dengan alasan mau memberikan pil penenang. Kala itu, kedua sahabat ini memiliki permasalahan yang sama, yakni susah tidur.

Saat FNR datang dengan menggunakan sepeda motornya, tersangka langsung melukai leher korban dengan pisau dapur. Pisau tersebut kemudian dibuang tersangka demi menghilangkan jejak. Namun, polisi berhasil menemukannya sebagai barang bukti kuat. Tersangka terancam hukuman mati atau seumur hidup, atau paling lama 20 tahun penjara.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

3. Medan, Sumatera Utara

Karena kesal sering dicueki sahabatnya, pria berinisial L (51) asal Medan tega mencekik W hingga tewas. Peristiwa mengerikan tersebut terjadi pada Desember 2021 di sebuah pool bus. Menurut hasil keterangan tersangka kepada polisi, pembunuhan tersebut ia lakukan saat sahabatnya itu tertidur di sebuah kursi. Tersangka langsung menarik korban hingga kepalanya terbentur lantai dan kejang. Tak berapa lama, korban meninggal dunia.

Masyarakat yang berada di sekitar pool bus itu sampai membawa korban ke rumah sakit. Namun, karena kondisinya sudah sangat parah, nyawa korban tidak dapat tertolong. Tersangka diancam kurungan penjara 7 tahun dan dijerat pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan hingga menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

4. Bombana, Sulawesi Tenggara

Pada 15 April 2022 menjadi hari kelam bagi pria berinisial AK yang merupakan warga Tontonunu, Bombana. Ia tewas di tangan teman satu desanya, SU, dengan cara diparang. Melansir Sindonews, kejadian bermula ketika korban sedang meminum minuman keras berupa tuak di kediaman rekannya yang lain, AS.

Sekitar pukul 9 malam, tersangka datang dan bergabung dengan korban untuk mengonsumsi tuak. Keduanya lantas membicarakan tanah warisan milik korban.

Korban meminta tersangka untuk tidak ikut campur masalah harta warisannya tersebut. Saat itu juga, tersangka mengiyakan dan berjanji tak akan mencampuri urusan korban karena itu merupakan urusan keluarga.

Karena berada di bawah pengaruh alkohol, korban mengambil parang kecil yang ia bawa dan akan menyerang tersangka. Akan tetapi, tersangka justru merebutnya dan menusukkan parang kecil itu ke perut kiri korban. Saat sudah tidak berdaya, tersangka terus menyerang korban dengan parang itu.

Setelahnya, tersangka memanggil saksi AS dan mengatakan bahwa ia baru saja membunuh korban. Pelaku diamankan di Mapolres Bombana dengan ancaman kurungan penjara lebih dari 5 tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini