Share

Webinar Partai Perindo: Banyak Kandidat Calon Presiden Sudah Panaskan Mesin Politik

Inin Nastain, Koran SI · Jum'at 03 Juni 2022 19:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 03 337 2605290 webinar-partai-perindo-banyak-kandidat-calon-presiden-sudah-panaskan-mesin-politik-5rVpxJqRd3.JPG Webinar Partai Perindo (Foto: MPI)

JAKARTA - Nama Prabowo Subianto kerap muncul di tiga besar bersama Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo dalam survei Capres oleh sejumlah lembaga. Selain tinggi dalam survei, nama Prabowo juga ternyata menempati posisi pertama dalam pemberitaan media.

Peneliti media Arlian Buana mengatakan, dari Januari 2022 sampai saat ini, nama Prabowo tercatat berada di urutan pertama dalam pemberitaan. Fakta itu sekaligus menghentikan dominasi Ketua Golkar Airlangga Hartarto, yang sempat kuat di posisi pertama pada 2021 lalu.

Selain Prabowo, Gubernur DKI dan Jateng pun cukup besar dalam pemberitaan media. Namun, nama dua tokoh itu masih kalah oleh Airlangga

"Paling banyak pemberitaannya adalah Prabowo Subianto, lalu ke dua Airlangga Hartarto, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, Erick Thohir, Sandiaga Uno, Puan Maharani, dan AHY," kata Arlian dalam Webinar mingguan Partai Perindo dengan tema 'SiapabSaja Capres 2024 dan Bagaimana Peluang Mereka!' Jumat (3/6/2022).

Nama Prabowo mengalami kenaikan signifikan dalam pemberitaan, begitu masuk 2022. Alhasil, Menteri Pertahanan itu sukses menyalip rekannya di kabinet yakni Mentri Perekonomian, Airlangga Hartarto.

"Tahun ini sepertinya Prabowo sudah memanaskan mesin. Tahun lalu dia tidak terlalu banyak muncul di pemberitaan, dan sekarang sudah memimpin dalam hal pemberitaan," jelas dia.

Selain statusnya sebagai Menteri, lanjut Arlian, tingginya nama Prabowo dalam pemberitaan juga seiring dengan mulai dimunculkan nya nama itu untuk Capres, oleh kader Gerindra. Nama Prabowo Kerap disandingkan dengan Capres

"Karena dia banyak berbicara sebagai Menhan. Dia juga mulai disinggung oleh kader-kader partainya. Jadi selalu disandingkan keyword Prabowo dengan keyword Capres," bener dia.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Namun, materi pemberitaan itu, belum sampai pada sisi subtansi. Arlian menyebutkan, belum ditemukan solusi kebangsaan dalam materi pemberitaan mereka.

"Paling banyak disebut di pemberitaan pun, itu belum tentu berarti sebagai popularitas. Apakah ada subtansi di sana, belum tentu juga," jelas dia

"Lebih ke gimik-gimik dalam pemberitaan. Tidak terlalu banyak juga solusi kebangsaan . Muncul hanya program programnya saja yang ada di kementrian," lanjut Arlian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini